slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Alun-alun Berkah Pandeglang Tanpa PKL, Hilang Kesan Kumuh, Warga Kini Tak Terganggu

Redaksi by Redaksi
27-11-2019 15:03:35
in Berita Utama, Umum
Alun-alun Berkah Pandeglang Tanpa PKL, Hilang Kesan Kumuh, Warga Kini Tak Terganggu
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Bagi setiap daerah, adanya Alun-alun sangat penting sebagai identitas dan ciri khas daerah. Namun, apa jadinya bila tempat yang selalu ramai dikunjungi warga tersebut kumuh? Kabupaten Pandeglang pernah menjadi satu dari sekian daerah yang mengalami persoalan klasik tersebut.

ADIB FAHRI – Pandeglang

Baca Juga :

Pemkab Pandeglang Larang Pedagang Berjualan di Depan Sekolah Usai Kecelakaan Maut di Majasari

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

Tak Tersentuh Perbaikan, Bantalan Jembatan Gantung Cikuya Diganti Pelepah Kelapa

667 Warga Pandeglang Derita Campak, Mayoritas Pasien Harus Dirawat

Kabupaten Pandeglang yang dikenal sebagai kota sejuta santri seribu ulama ternyata sempat direpotkan oleh persoalan semrawutnya penataan Alun-alun Berkah Pandeglang. Bagaimana tidak, setiap sore sekira pukul 15.00 WIB sebanyak 70 PKL mulai berdatangan memenuhi pusat kota tersebut. Mereka menjajakan beragam jajanan di seputaran Alun-alun, mulai dari secangkir kopi hingga sepiring nasi. Mereka berjualan menggunakan gerobak di pinggir jalan hingga pukul 24.00 WIB.

Bukan hanya PKL, di dalam Alun-alun pun ada banyak aneka hiburan, mulai dari rumah plastik sampai mainan kereta untuk anak kecil. Banyaknya kegiatan tersebut tentunya menjadikan keadaan di Alun-alun Berkah Pandeglang ramai, tetapi tampak kumuh. Setiap selesai berjualan, sampah sisa para pengunjung selalu menumpuk di sekitar sudut pusat Kota Badak tersebut.

Pemerintah memang tidak tinggal diam mengatasi persoalan tersebut, sosialisasi demi sosialisasi gencar dilakukan. Sulitnya mengatasi persoalan tersebut sempat mendapat perhatian dari Bupati Irna Narulita. Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Pandeglang tersebut menanyakan langsung alasan kenapa mereka (PKL) tidak mau dipindahkan.

Seperti pepatah Sunda yang mengatakan ‘cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok’. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah membuahkan hasil, puluhan PKL itu akhirnya rela dipindahkan ke lahan milik Perhutani yang letaknya hanya sekira 10 meter dari Alun-alun. Tepatnya awal Januari 2017 lalu, puluhan PKL itu secara sukarela memindahkan lapak mereka ke tempat berukuran 20×20 meter yang sudah disediakan.

Kondisi Alun-alun yang dulunya ramai dan tampak kumuh berubah total. Kini, kondisi itu tidak lagi ada, masyarakat yang tempat tinggalnya dekat dengan pusat kota tidak lagi disibukkan oleh tawaran jajanan dari para pedagang. “Kelihatannya Alun-alun yang sekarang ini lebih indah, tenang, nyaman, dan adem. Kalau dulu enggak kaya gini, tiap sore pasti rame. Jalanan macet, sesak banyak orang,” kata Eka, warga Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang di Alun-alun Berkah Pandeglang, kemarin.

Aktivitas warga seperti lari santai setiap sore pun tidak lagi terganggu. Saat para PKL masih berjualan, trotoar Alun-alun yang biasanya dipenuhi oleh gerobak dagangan, kini bisa dipakai untuk olahraga. Lalu lintas di jalur sibuk itupun tak lagi tersendat, karena kendaraan warga yang biasa terparkir tidak lagi ada. “Enakan sekarang mas, saya bisa lari sore di trotoar bukan di jalan raya. Coba kalau enggak dipindah, pasti masih semrawut,” kata Bustomi, warga Pandeglang lainnya.

Namun, keberhasilan Pemkab melakukan penataan Alun-alun tersebut ternyata meninggalkan pekerjaan rumah. Soalnya, para pedagang yang dipindahkan kini mengeluh, lantaran omzet pendapatan mereka berkurang. “Kalau masih dagang di Alun-alun, biasanya dapat untung Rp200 ribu sampai Rp500 ribu per hari. Kalau sekarang jangankan ngomong untung, kembali modal dagang saja alhamdulillah,” keluh Yono, pedagang mi ayam.

Sebetulnya, para pedagang itu tidak ingin dipindahkan ke tempat milik Perhutani. Alasan mereka, karena bisa memengaruhi keuntungan yang diterima. “Mau bagaimana lagi, kami ini hanya rakyat kecil yang mencari sesuap nasi. Udah disediain tempat saja sudah bagus. Tapi kalau bisa, pemerintah juga memikirkan dampak yang dialami para pedagang,” katanya.

Setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah memang tidak selamanya bisa diterima oleh semua pihak. Akan selalu ada sisi positif dan negatif yang melekat. Namun, semua itu kembali lagi kepada tujuan kebijakan tersebut, untuk kepentingan masyarakat atau untuk kepentingan lain.

Sementara itu, Bupati Irna mengatakan, kawasan Alun-alun tidak boleh dijadikan sebagai tempat berjualan, karena bisa mengganggu aktivitas masyarakat dan bisa menyebabkan kekumuhan. Para pedagang itu, direlokasi ke tempat lain yakni di kawasan gedung Juang yang sekarang dijadikan sebagai pusat kuliner.

Pembangunan pusat kuliner tersebut dibiayai oleh dana corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp244,622 juta yang didapat dari salah satu perusahaan di Kabupaten Pandeglang. “Alhamdulillah akhirnya para PKL ini mendapatkan tempat yang layak untuk dijadikan tempat berjualan, sehingga tidak lagi berjualan di taman Alun-alun,” katanya. (*)

Tags: Pemkab Pandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pandji Bakal Lobi DPP Partai

Next Post

Berhasil Naik Kasta, Persita Diarak Suporter

Related Posts

Pemkab Pandeglang Larang Pedagang Berjualan di Depan Sekolah Usai Kecelakaan Maut di Majasari
Berita Utama

Pemkab Pandeglang Larang Pedagang Berjualan di Depan Sekolah Usai Kecelakaan Maut di Majasari

by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 20 Mei 2026 14:06

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengeluarkan surat edaran yang melarang pedagang berjualan di depan sekolah. Kebijakan tersebut diterbitkan...

Read moreDetails

Bank Banten Komitmen Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemda

Tak Tersentuh Perbaikan, Bantalan Jembatan Gantung Cikuya Diganti Pelepah Kelapa

667 Warga Pandeglang Derita Campak, Mayoritas Pasien Harus Dirawat

Sekda Pandeglang Tantang 94 Pejabat Eselon III yang Baru Dilantik, Berikan Inovasi 100 Hari Kerja

ASN Jadi Korban Investasi Bodong Ratusan Juta, Asda I Pandeglang: Jangan Tergiur Untung Besar

Pemkab Pandeglang: Revitalisasi Pasar Badak Dianggarkan Rp 50 Miliar

Ikuti Arahan Pusat, Pemkab Pandeglang Berlakukan WFH Pekan Ini

Efisiensi Energi, Wabup Pandeglang Dukung Ide ASN Bersepeda dan WFH

Janji Perbaikan Jalan di Pandeglang, Wabup Iing: Terkendala Anggaran dan TKD

Next Post
Berhasil Naik Kasta, Persita Diarak Suporter

Berhasil Naik Kasta, Persita Diarak Suporter

Syafrudin Minta Budaya Panjang Mulud Dipertahankan Sebagai Ikon Kota Serang

Syafrudin Minta Budaya Panjang Mulud Dipertahankan Sebagai Ikon Kota Serang

Pohon Tumbang Ganggu Lalu Lintas di Jalan Ir Juanda

Pohon Tumbang Ganggu Lalu Lintas di Jalan Ir Juanda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

Senin, 25 Mei 2026 22:08
Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

Senin, 25 Mei 2026 21:57
Ledakan PT MCCI Cilegon

DPRD Cilegon Minta DLH Turun Tangan Terkait Dugaan Insiden Ledakan di PT MCCI

Senin, 25 Mei 2026 21:27
Ledakan PT MCCI Cilegon

Insiden Ledakan di PT MCCI Cilegon, Ini Penjelasan Pihak Perusahaan

Senin, 25 Mei 2026 21:16
Kenyamanan investasi cilegon

Wawalkot Terima Kunjungan Investor Jepang di Cilegon, Tawarkan Kenyamanan Investasi

Senin, 25 Mei 2026 21:09
Sengketa lahan kadu jaya

PN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer Terkait Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 20:48
Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

Senin, 25 Mei 2026 22:08
Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

Senin, 25 Mei 2026 21:57
Ledakan PT MCCI Cilegon

DPRD Cilegon Minta DLH Turun Tangan Terkait Dugaan Insiden Ledakan di PT MCCI

Senin, 25 Mei 2026 21:27
Ledakan PT MCCI Cilegon

Insiden Ledakan di PT MCCI Cilegon, Ini Penjelasan Pihak Perusahaan

Senin, 25 Mei 2026 21:16
Kenyamanan investasi cilegon

Wawalkot Terima Kunjungan Investor Jepang di Cilegon, Tawarkan Kenyamanan Investasi

Senin, 25 Mei 2026 21:09
Sengketa lahan kadu jaya

PN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer Terkait Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 20:48

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Banten Dapat WTP

Dapat 10 Kali WTP, Gubernur Banten: Bukan Tujuan Akhir, Pemprov Siap Benahi Tata Kelola

by Yusuf Permana
Senin, 25 Mei 2026 22:08

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID  – Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah...

Keracunan MBG SMAN 1 Padarincang

Buntut Keracunan Siswa dan Guru SMAN 1 Padarincang, SPPG Citasuk Di-suspend

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 25 Mei 2026 21:57

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang disuspand buntut adanya dugaan kasus keracunan masal...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak