CIATER, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota Tangsel belum mengetahui rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan melaksanakan proyek sodetan kali Ciliwung-Cisadane.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, belum mengetahui informasi tersebut. “Belum ada info apa-apa ke Tangsel,” ujar Benyamin dihubungi Senin, 13 Februari 2023.
Benyamin mengatakan, belum menerima surat apapun dari Kementerian PUPR dalam membahas rencana tersebut.
“Belum, kami belum menerima surat apa pun ya. Kalau ada kami akan utus tim untuk memastikan proyek ini berkaitan langsung atau tidak dengan wilayah Tangsel,” jelasnya.
Terpisah Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi menambahkan wilayah Tangsel tidak masuk dalam proyek sodetan tersebut.
“Sodetan Kali Ciliwung-Cisadane koneksinya dari Jakarta ke wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Di kita tidak. Kita kali Angke,” ujar Robby di kantornya, Senin 13 Februari 2023.
Robby mengatakan, pihaknya telah mengetahui informasi tersebut, namun karena proyek tidak masuk wilayah Tangsel maka pihaknya tidak diundang dalam pembahasan apa pun.
“Dari awal yang terdampak itu di Kota Tangerang. Jadi kita tidak ikut pembahasannya,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian PUPR melalui Bidang Bina Penatagunaan Sumber Daya Air kemnbali merencanakan proyek sodetan kali Ciliwung-Cisadane yang diberi nama shortcut tunnel dengan menyiapkan anggaran Rp 1,8 triliun.
Rencana menghubungkan arus aliran kali Ciliwung ke kali Cisadane ini bukan hal baru. Rencana ini pernah diutarakan Gubernur DKI Jakarta terdahulu, Ahok.
Namun rencana ini mengendap, hingga akhirnya diwacanakan kembali oleh Kementerian PUPR.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Ahmad Lutfi











