TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Forum K2-THL Kota Tangerang San Rodi menyebut jika honorer di Kota Tangerang tidak ikut dalam demo di Jakarta pada 7 Agustus 2023.
San Rodi mengatakan, jika tenaga honorer yang akan mengikuti ujuk rasa merupakan guru dan tenaga kesehatan.
“Kami gak ikut demo bang. Kan guru sama nakes semua yang demo di Jakarta,” ujarnya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa 20 Juni 2023.
Pria yang akrab disapa Kucay ini menyebut jika alasan honorer Kota Tangerang tak melakukan demo karena ingin fokus dalam bekerja.
“Dari Kota Tangerang tidak hadir demo ke Jakarta. Kita fokus kerja saja lah dengan amanah,” tambahnya.
Kucay mengaku, berdasarkan pertemuan dan diskusi dengan instansi terkait pihaknya mengakui jika tidak ada penghapusan tenaga honorer.
“Terkait pengangkatan PPPK Insya Allah penghapusan terhadap tenaga honorer,” tambahnya.
Data yang dihimpun, hingga kini jumlah tenaga honorer di Kota Tangerang mencapai 13 ribuan orang. Sedang tenaga honorer pada struktural dinas (non guru dan nakes) ada 9 ribuan pegawai.
Kucay berharap para tenaga honorer yang ikut aksi unjuk rasa dapat terus berjuang mengawal haknya agar dapat diangkat menjadi PPPK.
“Buat kawan kawan yang akan melakukan ujuk rasa berjuang terus dengan niat diawal untuk pengangkatan menjadi PPPK,” pungkasnya
Sekadar diketahui,
unjuk rasa tersebut menindaklanjuti hasil keputusan dan kesepakatan bersama Kabupaten, Kota dan Provinsi se-Banten pada hari kamis tanggal 15 Juni 2023 lalu di Kota Serang.
Dalam pertemuan itu telah di sepakati bahwa Forum Kabupaten Kota Se-Provinsi Banten akan melalukan Aksi Terkait Pengawalan RUU ASN Nomor 5 Tahun 2014, pada hari Senin tanggal 07 Agustus 2023.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Aas Arbi











