PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Pandeglang terus berperan aktif mengatasi berbagai keluhan penyakit pada hewan peliharaan.
Dokter hewan di UPT Puskeswan Pandeglang, Kimi, mengungkapkan bahwa setiap hari mereka melayani 5 hingga 7 hewan dengan beragam keluhan penyakit.
“Rata-rata, kami melayani sekitar 5 hingga 7 ekor hewan peliharaan setiap hari, bahkan bisa lebih,” ungkapnya, Jumat, 29 September 2023.
Salah satu kasus yang sedang ditangani adalah penyakit kulit pada seekor kucing yang mengalami peradangan pada area tubuhnya sehingga memerlukan perawatan khusus.
Ia menjelaskan, penyakit yang sering ditangani meliputi penyakit kulit, infeksi virus, dan masalah kutu pada hewan peliharaan. Dalam upaya penanganannya, mereka memberikan vitamin dan obat yang sesuai.
“Kami sering menangani penyakit seperti flu, infeksi jamur kulit, dan berbagai masalah lainnya dengan memberikan vitamin dan obat yang tepat. Saat menangani hewan yang sakit, menjaga kebersihan dan mencuci tangan dengan baik adalah tindakan penting,” katanya.
Kimi juga mengingatkan tentang penyakit zoonosis, yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, terutama dari hewan berdarah panas, seperti anjing, kera, dan musang.
“Salah satu penyakit zoonosis yang berbahaya adalah rabies. Rabies dapat menyebabkan kematian pada manusia dan sering ditularkan melalui gigitan hewan berdarah panas seperti anjing. Pencegahan yang efektif adalah dengan vaksinasi rabies,” tambahnya.
Selain itu, Kimi menekankan pentingnya vaksinasi rabies bagi manusia, karena penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia.
Ketika hewan mengalami penyakit atau infeksi virus, tim medis di UPT Puskeswan Pandeglang memberikan perawatan dengan antibiotik yang disesuaikan dengan kondisi hewan tersebut.
“Kami meracik obat-obatan seperti antibiotik berdasarkan pengetahuan medis kami. Ilmu kedokteran hewan adalah seni, dan kami selalu berusaha memberikan perawatan terbaik untuk hewan peliharaan,” tambahnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











