TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Buruknya kualitas udara di wilayah Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang mendapat respon dari Pemkot Tangerang. Lurah Pasir Jaya Ardi Irawan pun menyebut jika masuknya wilayah Pasir Jaya dalam katagori kualitas udara buruk karena lokasi alat pemantau udara yang berada di wilayah Pasir Jaya.
Lurah Pasir Jaya Ardi Irawan mengatakan, sudah meminta agar penempatan alat pemantau udara tidak ditempatkan di Kelurahan Pasrir Jaya. Namun, karena itu merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK pihaknya pun tidak dapat menolak progam tersebut.
“Ya karena alatnya ada di Pasir ya jadinya wilayah sini yang terditeksi udaranya buruk. Coba diletakkannhya di Kelurahan Manis Jaya, wilayah itu juga bakal terdeteksi tinggi polusi udaranya,” ujarnya saat dihubungi Radar Banten, Rabu, 6 Desember 2023.
Ardi mengatakan, kualitas udara di wilayahnya selalu fluktuatif. Di mana secara umum polusi udara berasal dari kiriman daerah lain yang terbawa angin dan terdeteksi oleh alat pendeteksi polusi udara. Beragam upaya telah dilakukan pihaknya untuk mencegah polusi udara. Antara lain dengan memasang spanduk dan imbauan warga agar tigak membakar sampah dan melakukan penanaman pohon untuk program penghijauan.
Ardi mengatakan, hingga kini belum belum ada laporan masyarakat mengenai buruknya kondisi kualitas udara diwilayah tersebut.
“Sampai saat ini sih belum ada laporan mengenai dampak polusi udara,” pungkasnya.
Sebelumnya, bedasarkan website ispu.menlhk.go.id pada Rabu 6 Desember 2023 pukul 10.00 WIB indeks standar pencemaran udara (ISPU) kualitas udara di Kelurahan Pasir Jaya menunjukkan angka 131. Angka tersebut tertinggi se Jabodetabek yang kemudian disusul oleh daerah Serpong, Tangsel dengan angka indikator sebesar 98 dan Kebon Jeruk Jakarta Barat 94.
Editor : Merwanda











