KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan pengelolaan sampah di wilayahnya kembali dilakukan di TPA Cipeucang mulai Senin, 22 Desember 2025, seiring dengan proses penataan yang terus berjalan di kawasan tersebut.
Benyamin mengatakan, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan perbaikan akses jalan menuju area landfill. Jalan masuk ke TPA Cipeucang tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan ditargetkan rampung dalam dua hari ke depan.
“Alhamdulillah, seperti disampaikan Pak Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, mulai hari ini sampah sudah bisa masuk ke Cipeucang. Namun kita tetap melihat kondisi lapangan karena jalan masuk masih dalam tahap penyelesaian,” ujar Benyamin saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup berkunjung ke Puspemkot Tangsel, Senin (22/12/2025).
Pembuangan sampah saat ini diarahkan ke landfill 3, mengingat landfill 1 dan 2 sudah tidak memungkinkan digunakan. Selain itu, Pemkot Tangsel juga menyiapkan lahan transisi untuk penampungan sementara sebelum sampah masuk ke landfill 3. Landfill 4 juga akan segera difungsikan.
“Optimis sampai Juni mendatang TPA Cipeucang siap ditutup sesuai rencana, karena kita akan beralih ke teknologi pengelolaan sampah baru dan memperkuat kerja sama antar daerah,” tambahnya.
Terkait teknologi pengelolaan, Benyamin menegaskan Pemkot Tangsel masih menggunakan metode sanitary landfill sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup. Ke depan, pihaknya menargetkan penerapan teknologi waste to energy melalui skema Peraturan Presiden Nomor 109, khusus untuk Tangsel, tanpa bergabung dalam skema aglomerasi dengan daerah lain.
Dalam proses penataan TPA Cipeucang, sejumlah langkah teknis telah dan terus dilakukan, antara lain terasering area landfill, pengelolaan gas metana untuk mencegah potensi bahaya, normalisasi aliran Kali Cirompong, serta peningkatan kapasitas pengolahan lindi dengan pembangunan kolam penampungan dan instalasi pengolahan yang lebih besar.
Untuk mempercepat penanganan sampah selama masa penataan, Pemkot Tangsel juga menjalin kerja sama dengan Kota Serang, khususnya memanfaatkan TPA Cilowong sebagai lokasi penanganan sementara. Nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani, dan saat ini perjanjian kerja sama (PKS) antar perangkat daerah tengah dibahas.
“MoU sudah ditandatangani bersama Wali Kota Serang. Sekarang PKS-nya sedang dibahas oleh dinas terkait,” jelas Benyamin.
Dari sisi armada, Pemkot Tangsel menambah 27 unit truk baru untuk pengangkutan sampah di dalam kota. Sementara untuk pengangkutan menuju TPA Cilowong, akan menggunakan transporter pihak ketiga dengan target pengiriman 400–500 ton sampah per hari.
Benyamin menambahkan, kerja sama ini mendapat dukungan penuh Gubernur Banten, termasuk rencana bantuan keuangan provinsi untuk mendukung penataan TPA Cilowong. Menurutnya, kerja sama antar daerah perlu difasilitasi tingkat provinsi agar berjalan optimal.
Editor: Mastur Huda











