SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang telah mengerahkan tim pendamping konseling untuk para korban kekerasan anak dan perempuan.
Soalnya, berdasarkan catatan DP3AKB, selama bulan Januari hingga Maret 2024, kasus kekerasan di Kota Serang sudah mencapai 15 kasus. Dari jumlah tersebut, 30 persennya merupakan korban kekerasan seksual terhadap anak.
Kepala DP3AKB Kota Serang Anthon Gunawan mengatakan, pihaknya telah memberikan pendampingan terhadap para korban kekerasan.
Pendampingan itu, kata dia, berupa pendampingan konseling, agar korban secara psikologis dapat segera pulih.
“Tim kita yang terdiri dari psikolog, advokasi terkait PPA ini sedang menangani baik konselingnya, maupun secara psikologisnya,” ujar Anthon, Jumat 17 Mei 2024.
Anthon mengaku, saat ini pihaknya juga sedang melakukan penanganan kasus kekerasan seksual berupa pemerkosaan, yang korbannya adalah anak-anak.
“Dari tiga kasus terakhir yang ditangani ini adalah kasus kekerasan seksual berupa pemerkosaan menimpa anak,” katanya.
Anthon mengatakan, kasus kekerasan seksual terhadap anak dipicu dari penyalahgunaan di media sosial, hingga orang-orang terdekat.
“Jadi dari kasus 30 persen kasus yang terjadi kekerasan seksual itu 80 persen diawali dari Facebook. Sisanya itu bukan dari Facebook, tapi faktor pelakunya itu orang-orang terdekat,” kata Anthon. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











