PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga cabai merah di sejumlah pasar di Pandeglang melonjak tajam, mencapai dua kali lipat. Dalam sepekan terakhir, harga cabai merah besar tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Kenaikan harga cabai merah ini membawa berkah bagi penjual bibit cabai.
Menjelang perayaan Idul Adha, penjualan bibit cabai di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, mengalami peningkatan signifikan.
Salah satu penjual bibit cabai, Bastomi, mengungkapkan bahwa penjualan bibit cabai di sentra bibit miliknya mengalami peningkatan yang signifikan.
“Penjualan bibit cabai kami naik tajam belakangan ini,” ungkap Bastomi, Kamis, 6 Juni 2024.
Penjualan bibit melonjak drastis. Jika biasanya dalam sebulan ia bisa menjual 150 ribu bibit, kali ini penjualannya mencapai 200-250 ribu bibit.
“Iya, (penjualan bibit cabai) satu bulan ini memang naik,” ujar Bastomi.
Jika biasanya pelanggan yang datang ke sentra bibit miliknya adalah petani tulen, belakangan ini banyak pembelian juga berasal dari warga biasa atau petani baru yang ingin menanam cabai.
Bahkan, Bastomi juga memiliki penilaian terhadap masyarakat Pandeglang. Menurutnya, masyarakat Pandeglang cenderung menanam suatu komoditas jika harganya mengalami kenaikan.
“Beda ya ketika saya di Jawa, petani di sana memang rajin. Tapi kalau di sini, kebiasaannya, kalau harga naik baru nanam. Jadi ya makanya penjualan bibit juga naik. Dari warga biasa, atau memang petani lama yang baru mau tanam cabai,” tuturnya.
Bastomi menjelaskan bahwa salah satu faktor lain yang membuat penjualan bibitnya meningkat adalah harganya yang murah dan perawatannya yang tidak serumit jika dibandingkan dengan menanam lewat benih atau biji.
“Cabe merah dan Cabai Setan dijual dengan harga Rp 500 per batang, atau Rp 50 ribu per baki dengan isi 100 batang,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Banjar Pujasari menyatakan bahwa dia mengambil inisiatif untuk membeli benih cabai dan menanamnya di pekarangan rumahnya sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
“Iya, inisiatif aja takutnya harganya naik lagi, makanya saya lebih memilih membeli benih cabai untuk ditanam di pekarangan rumah,” ujar Puja ketika ditemui di sentra bibit milik Bastomi. (*)
Editor: Agus Priwandono











