SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Serang tak ingin pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang 2024 hanya muncul satu calon atau calon tunggal.
Hal itu diungkapkan oleh Plt Ketua DPC Demokrat Kabupaten Serang, Azwar Anas, saat menerima safari politik dari Bakal Calon Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah.
Azwar Anas mengaku, pihaknya di Pilkada Kabupaten Serang 2024 tidak mengusung kader internalnya maju. Untuk itu, pihaknya sangat terbuka dengan putra-putra terbaik Kabupaten Serang yang ingin maju di Pilkada Kabupaten Serang 2024.
“Memang kita terbuka, Demokrat dari dulu dengan PAN bersahabat, artinya ke depan bagaimana politik di Kabupaten Serang kita terbuka lebar, bagaimana nanti kita menentukan win-win solusinya,” katanya, Selasa, 2 Juli 2024.
Ia mengaku, tidak mau pelaksanaan Pilkada Kabupaten Serang 2024 diikuti hanya oleh stau pasangan calon. Pihaknya tetap menginginkan adanya persaingan di Pilkada Kabupaten Serang.
“Kita sepakat, jangan sampai di Kabupaten Serang ini lawan kotak kosong, kita berharap ada persaingan, kita support lah, karena memang membangun Kabupaten Serang tidak bisa dilakukan sendirian harus bersama-sama,” tegasnya.
Ia mengaku merasa bersyukur karena pada waktu-waktu terakhir ini, ada banyak bakal calon Bupati Serang yang bermunculan. “Artinya begini, penghujung bulan Juni ini banyak calon yang muncul, artinya kita mengapresiasi tahapan itu,” tegasnya.
Kendati telah memberikan surat tugasnya untuk bakal calon Bupati Serang, Andika Hazrumy, pihaknya mengaku masih membuka kesempatan untuk calon lainnya memperoleh aurat tugas dari Demokrat.
“Peluang untuk bu Ratu terbuka, semua terbuka, sekarang kan sudah ada bekal dari PAN, tinggal nanti siapa pasangannya,” tegasnya.
Ia menerangkan jika surat tugas yang diberikan oleh Demokrat memiliki batas waktu. Nantinya, pasca diberikan surat tugas, bakal calon juga harus menggalang dukungannya dari partai lainnya.
“Jadi kan surat tugas ini ada batas waktunya, sampai pertengahan bulan ini tepatnya satu bulan. Apabila surat tugas itu tidak ada ada penyandingan partai yang lain, surat tugas itu bisa kita tarik kembali. Pada dasarnya surat tugas itu diberikan pada calon agar dia dapat partner partai nanti akan kita lihat seperti apa. Kita sudah beri surat tugas ke Andika, makanya nanti seperti apa,” tegasnya.
Nantinya dari surat tugas tersebut, akan di finalisasi melalui surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh partai Demokrat. Dalam rekomendasi tersebut, tentunya harus sudah ada pasangan.
“Nanti awal Agustus, karena kan tanggal 27 Agustus sudah harus daftar ke KPU ya, target kita awal Agustus rekomendasi sudah keluar,” pungkasnya.
Yang terpenting, lanjut Anas, para calon nantinya harus mampu meyakinkan kepada DPC partai Demokrat Kabupaten Serang mengenai bagaimana cara memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Serang 2024. Tentunya itulah yang menjadi pokok utama agar nantinya surat rekomendasi bisa diberikan pada calon tersebut.
“Tapi tetap nantinya analisa demokrat akan mendorong yang berpotensi menang, kan analisa kita berdasarkan hasil survei seperti apa. Karena bang Yandri juga pasti punya hasil survei, karena kalau bertarung kalah kan percuma juga. Makanya bang Yandri harus bisa meyakinkan kita bagai mana caranya menang, karena kerja-kerja politik yang akan dilakukan calon-calon lain kan kita sudah lihat,” pungkasnya.
Diketahui, selain mengunjungi DPC Demokrat Kabupaten Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah juga mengunjungi satu partai politik lainnya yakni DPC PPP Kabupaten Serang. (*)
Editor: Agus Priwandono











