TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rencana rasionalisasi anggaran yang akan ditempuh Pemkot Tangerang guna menstabilkan neraca keuangan daerah mendapat perhatian dari organisasi perangkat derah (OPD). Salah satunya pada Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaludin berharap, Pemkot Tangerang tidak mengurangi porsi anggaran untuk Dinas Pendidikan. Ia khawatir jika itu terjadi, akan berdampak pada kesejahteraan para guru dan kualitas pendidikan di Kota Tangerang.
“Saya serahkan masalah tersebut kepada Bappeda ya Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD). Saya rasa untuk Dinas Pendidikan tidak dapat dikurangin. Karena di Dinas Pendidikan bicaranya pada kesejahteraan guru, insentif, sekolah gratis, program Tangerang Cerdas. Kayaknya untuk Dinas Pendidikan agak berat,” ujarnya, Rabu, 3 Juli 2024.
Jamal berharap, suaranya dapat didengar oleh TAPD dan Pj Walikota Tangerang. Terlebih, porsi anggaran pada Dinas Pendidikan banyak mengenai hajat hidup orang banyak. Khususnya mengenai sekolah gratis dan insentif guru.
“Saya berharap tim TAPD dan pak Pj Walikota Tangerang mendengar. Kami punya program Tangerang Cerdas (Tangcer), BOP, program sekolah gratis. Diharapkan tidak ada pengurangan karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang berencana melakukan rasionalisasi anggaran. Hal itu disebabkan karena tingginya angka belanja daerah yang mencapai angka Rp 120 miliar.
Rasionalisasi anggaran rencananya akan dilakukan pada belanja pegawai dan belanja rutin. (*)
Editor: Agus Priwandono











