SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Akademisi Untirta Ail Muldi menilai visi misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten harus berbasis masalah.
Dengan begitu, program yang dijalankan saat mereka terpilih nanti dapat langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Masyarakat tidak butuh gagasan atau program yang terlalu berlebihan. Simple, tapi berbasis masalah,” tegas Ail, Senin 9 September 2024.
Sehingga, masyarakat benar-benar menjadi penerima manfaat. Kata dia, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih nanti harus mampu memberikan solusi atas masalah yang terjadi saat ini di Banten.
“Jangan sampai visi dan misi mereka yang terlalu berlebihan, membuat masalah baru,” tandasnya.
Apalagi, lanjutnya, kepala daerah terpilih nanti harus dapat adaptif untuk menyelesaikan RPJMD Provinsi Banten.
Terlebih, salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemimpin Banten nanti adalah pengisian jabatan yang kosong di Pemprov Banten agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Diketahui, saat ini ada 13 jabatan eselon II di lingkup Pemprov Banten yang kosong. Seluruh jabatan itu kini diisi oleh para pejabat eselon II dan III yang rangkap jabatan.
Menurut Ail, kondisi itu akan membuat roda pemerintahan berjalan tidak optimal. “Dan jelas merugikan masyarakat,” tandasnya.
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











