CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Plt Bappeda Litbang Kota Cilegon, Syafrudin, menyampaikan bahwa pemerintah telah menganggarkan honor guru madrasah pada triwulan IV.
Pemerintah Kota Cilegon disebut berkomitmen untuk membayarkan seluruh honor guru madrasah yang belum dibayarkan, usai melakukan konsultasi dengan Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI.
“Pemerintah sudah mengalokasikan untuk perubahan parsial tentang penjabaran APBD Kota Cilegon, Honor Daerah (Honda) lain dan guru madrasah sudah dimasukkan ke DPA dan tinggal dibayarkan,” ucapnya Syafrudin dalam hearing bersama Komisi ll DPRD Kota Cilegon pada Senin, 10 Februari 2025.
Pemerintah sebelumnya telah mengajukan rekomendasi dan melakukan konsultasi tentang pembayaran honor guru madrasah pada triwulan IV yang belum dibayarkan.
“Semoga surat jawaban dari BPK segera keluar agar Honor itu segera dibayarkan, karena kita juga jika tetap dibayarkan akan di audit oleh BPK,” ucapnya.
Syafrudin menambahkan, perihal mekanisme Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon masih menunggu mekanisme dari BPK perihal penganggarannya.
“Anggaran untuk membayar utang intinya sudah dianggarkan, adapun mekanismenya masih menunggu dari tim audit BPK atau perwakilan BPK, kalau memang sudah ada bisa langsung dieksekusi, ” ucapnya.
Hearing bersama dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon dihadiri oleh ratusan guru honorer se-Kota Cilegon bersama beberapa organisasi guru honorer seperti Perhimpunan Guru Madrasah Cilegon (PGMHC) dan perwakilan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Al-Khairiyah Cilegon.
Editor: Agus Priwandono











