CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya menciptakan kenyamanan bagi investor untuk menanamkan modalnya.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Hayati Nufus, dalam kegiatan ekspos realisasi investasi Triwulan I Tahun 2025 yang digelar DPMPTSP Provinsi Banten di Kantor DPMPTSP Kota Cilegon, Rabu (7/5).
Dalam kesempatan itu, Nufus menegaskan komitmen Pemkot Cilegon untuk menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, nyaman, dan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan semua pihak dalam menciptakan suasana yang mendukung investasi di Cilegon. Pelayanan perizinan kami permudah, komunikasi kami buka selebar-lebarnya, dan pengawasan kami jalankan secara profesional,” katanya.
Nufus juga mengungkapkan, daya tarik Kota Cilegon sebagai destinasi investasi terus menguat berkat letak geostrategis yang dimiliki.
“Cilegon berada di gerbang Pulau Jawa dan Sumatera, didukung kawasan industri yang mapan, menjadikan kota ini sangat strategis dalam konstelasi pembangunan nasional maupun internasional,” ujarnya.
Berdasarkan data DPMPTSP Provinsi Banten, realisasi investasi Kota Cilegon pada Triwulan I Tahun 2025 mencapai Rp6,22 triliun.
Rinciannya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1,3 triliun dari 283 perusahaan, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp4,92 triliun dari 120 perusahaan.
Dengan capaian tersebut, Cilegon menempati peringkat ke-5 untuk PMDN, peringkat ke-2 untuk PMA, dan peringkat ke-3 untuk total realisasi investasi se-Provinsi Banten.
Hayati menekankan bahwa capaian ini tidak lepas dari peran aktif seluruh stakeholder, termasuk unsur Forkopimda, OPD teknis, dan pelaku industri yang terus menjaga komunikasi dan kepercayaan.
“Kami juga tidak hanya fokus pada angka investasi, tetapi juga pada multiplier effect-nya bagi masyarakat Cilegon. Prinsipnya, investasi harus dirasakan manfaatnya oleh warga,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana















