SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan terus berupaya meningkatkan produksi bawang merah di Kabupaten Serang.
Keseriusan tersebut bahkan sudah terlihat dari upaya yang dilakukan Pemkab Serang yang menjalin kerjasama dengan Pemkab Brebes untuk peningkatan produksi bawang merah.
Komitmen itupun kembali disampaikan oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan panen bawang merah di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Zakiyah menegaskan jika program prioritas di 100 hari kerja kepemimpinannya ialah swasembada pangan di Kabupaten Serang.
Bawang merupakan salah satu komoditas yang tentunya harus terus didukung untuk pengembangannya sehingga produksinya bisa terus meningkat.
“Sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian masyarakat. Ketika petani kita sejahtera, maka kesejahteraan daerah juga insyaallah akan meningkat,” kata Bupati Ratu Zakiyah, Senin 7 Juli 2025.
“Lebih dari itu, bawang merah merupakan komoditas strategis yang sangat mempengaruhi inflasi daerah oleh karena itu penguatan produksi lokal seperti yang dilakukan di Kramatwatu ini sangat penting sebagai bagian dari upaya kita menekan laju inflasi,” sambungnya lagi.
Zakiyah mengungkapkan, Kabupaten Serang merupakan wilayah yang sangat strategis untuk pengembangan komoditas bawang merah.
Untuk itu, pemerintah daerah akan memberikan dukungan maksimal agar produksi bawang merah dapat ditingkatkan dengan maksimal.
“Tanah kita ini tanah subur, jadi semangat untuk para pelaku petani khususnya di komoditas bawang merah untuk terus melakukan penanaman bawang merah sehingga lebih banyak lagi ke depan,” ujarnya.
Ia mengaku bangga, karena Kabupaten Serang menjadi salah satu wilayah pemasok bawang terbesar di Banten.
Untuk itu, ia pun memiliki komitmen untuk terus meningkatkan produksi bawang merah karena produksi yang ada belum mampu mencukupi kebutuhan bawang di Banten.
“Pengembangan ini juga di atas untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung diversifikasi pertanian, mengembangkan produk unggulan daerah, dan turut menurunkan angka inflasi daerah di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Ia mengatakan, Kabupaten Serang memiliki luas lahan pertanian sebanyak 48.123 hektare untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Selain tanaman padi, pihaknya pun berupaya menggenjot tanaman hortikultura lainnya sehingga ketahanan pangan dapat terwujud.
“Ada jagung di Jawilan lalu bawang merah yang ada di Kecamatan Padaricang, Cikesal, Baros, Mancak dan Kramatwatu dan Tirtayasa dengan jumlah produksi pada tahun 2024 mencapai 619,04 ton. Potensi nawang merah ini terbesar ada di Kecamatan Kramatwatu,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











