CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon mengingatkan potensi ancaman serius dari industri kimia terhadap keselamatan warga.
Peringatan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup Kadin Cilegon, Mulyadi Sanusi dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Banten pada Kamis 20 November 2025.
Mulyadi yang akrab disapa Cak Moel mengatakan, Cilegon sebagai kota industri kimia memiliki potensi bahaya besar yang bersumber dari kemungkinan kegagalan teknologi.
Kondisi itu disebutnya menempatkan warga Cilegon hidup dalam “bayang-bayang bahaya maut” yang setiap hari mengancam keselamatan ribuan jiwa.
“Cilegon ini wilayah industri-industri kimia. Potensi bahayanya luar biasa. Puluhan tahun industri berdiri, masyarakat masih banyak yang belum tersadarkan tentang potensi bahaya tersebut,” ujar Cak Moel.
Menurutnya, masyarakat harus diperlakukan seperti masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana alam, yakni memiliki pemahaman, respons cepat, dan kemampuan adaptasi terhadap kondisi darurat.
“Potensi bahaya alam mungkin jarang, tapi bahaya industri selalu mengancam. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, pemahaman dan wawasan perlu ditambah,” tegasnya.
Cak Moel juga menyinggung apa yang ia sebut sebagai “kesalahan berjamaah”, yakni kurangnya kesadaran bersama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat terhadap risiko industri kimia.
Ia menekankan semua pihak harus memperbaiki pola kerja dan meninggalkan praktik business as usual.
“Kesalahan berjamaah ini harus kita perbaiki bersama. Fokusnya bukan lagi bisnis seperti biasa, tapi kelangsungan dan keselamatan,” tandasnya.
Editor: Bayu Mulyana











