PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Pandeglang menuntaskan pemasangan jembatan darurat sebagai pengganti jembatan Pasirnangka di Desa Kramatjaya, Kecamatan Cimanggu. Pemasangan tersebut mengembalikan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus.
Pemkab Pandeglang melalui DPUPR Kabupaten Pandeglang memasang jembatan darurat berupa jembatan Bailey atau rangka baja. Dinas PUPR Provinsi Banten meminjamkan jembatan tersebut untuk penanganan darurat.
Sejumlah pihak mendukung percepatan pemasangan melalui gotong royong. DPUPR Pandeglang berkolaborasi dengan DPUPR Banten, Kodim 0601/Pandeglang, Yonif 842/Badak Sakti, serta PT Kertapati Wijaya KSO Areco.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pandeglang, Andrian Wisduwan, menyatakan pemasangan jembatan Bailey rampung pada 31 Desember 2025.
“Sekarang jembatan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” kata Andrian, Selasa (6/1/2026).
Ia menegaskan jembatan Bailey bersifat sementara untuk mempercepat pemulihan akses warga. Pemkab Pandeglang menyiapkan pembangunan jembatan permanen setelah ketersediaan anggaran terpenuhi.
“Pembangunan jembatan permanen menunggu alokasi anggaran. Perencanaannya sudah ada, tinggal pelaksanaan,” ujarnya.
Andrian menambahkan, Pemkab Pandeglang mengusulkan pendanaan pembangunan jembatan permanen kepada Pemerintah Provinsi Banten melalui program Bang Andra. Hingga kini, APBD Kabupaten Pandeglang belum mengalokasikan anggaran khusus untuk proyek tersebut.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Kabupaten Pandeglang Roni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu percepatan pemasangan jembatan darurat.
“Kami berterima kasih kepada Pemprov Banten dan unsur TNI, khususnya Kodim 0601/Pandeglang, Yonif 842/Badak Sakti, serta PT Kertapati Wijaya KSO Areco atas dukungan dan kerja samanya,” ujarnya.
Dengan beroperasinya jembatan darurat tersebut, mobilitas warga Cimanggu kembali normal dan aktivitas ekonomi setempat berangsur pulih.
Editor: Aas Arbi










