LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lebak masih mewaspadai Penyamit Hewan Kuku (PMK). Karena itu, untuk PMK terhadap hewan ternak Ruminansia (sapi, kerbau, kambing dan domba) Disnakkeswan menargetkan 500 hewan ternak di vaksin PMK.
“Vaksinasi PMK sementara sesuai pengajuan vaksinasi sebanyak 500 hewan. Namun biasanya, di pertengahan tahun ditambah oleh kementerian 1.700 dosis lagi,” kata Kepala Disnakkeswan Lebak Rahmat Feby Hardian Kurniawan, Senin 13 Januari 2026.
Selain memberikan vaksin terhadap ratusan hewan ternak, kata mantan Asda III Setda Lebak ini untuk mencegah PMK, pihaknya memperketat pengawasan lalulintas hewan ternak yang datang ke lebak.
Disnakkeswan terus melakukan pemantauan kesehatan ternak dan menggencarkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada pelaku usaha peternakan tentang bahaya dan pencegahan PMK di Lebak.
“Kami juga terus mengedukasi peternak menhenai ciri-ciri hewan ternak yang terkena PMK. Alhamdulilah sakpai saat ini kami belum menemukan adanya PMK terhadap hewan ternak di Lebak,” jelasnya.
Dia mengatakan, vaksinasi adalah pemberian antigen untuk merangsang sistem kebal menghasilkan antibody khusus terhadap penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan protozoa.
“Tujuan dari vaksinasi intinya untuk
memberikan kekebalan (antibodi) pada ternak sehingga dapat melawan antigen atau
mikro-organisme penyebab PMK,” ujar mantan camat Bojongmanik ini.
Editor: Bayu Mulyana











