CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dugaan kasus pelecehan yang melibatkan seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Informasi yang beredar menyebutkan, dugaan peristiwa terjadi pada awal Maret 2026. Kasus ini mencuat setelah muncul rekaman dan tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan korban dan terduga pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pihak diketahui memiliki hubungan kerja di wilayah Kecamatan Grogol, dengan penugasan di Kelurahan Gerem.
Dalam percakapan yang beredar, terduga pelaku awalnya menghubungi korban dengan alasan pekerjaan. Namun, komunikasi tersebut diduga berkembang ke arah yang tidak pantas, termasuk ajakan bertemu secara pribadi di luar jam kerja.
Korban juga mengaku dugaan tindakan tidak pantas tersebut telah berlangsung sejak 2022 hingga 2023, dengan berbagai bentuk pendekatan yang dinilai melanggar etika.
Beberapa di antaranya berupa komunikasi tidak pantas hingga dugaan tindakan fisik. Puncaknya disebut terjadi pada awal Maret 2026.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Grogol terkait kasus tersebut.
Camat Grogol, Jajat Sudrajat, yang dikonfirmasi pada Kamis, 26 Maret 2026, belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, menyatakan pihaknya masih menelusuri informasi yang beredar.
“Kami masih melakukan konfirmasi dan pendalaman. Belum ada laporan lengkap yang kami terima,” ujarnya singkat.
Reporter: Adam Fadillah
Redaktur: Aas Arbi











