TIGARAKSA – Menjelang bulan Ramadan, Polres Kota Tangerang menyita 3.000 miras dari hasil operasi penyakit masyarakat di Kawasan Balaraja. Selain miras, Polisi meringkus N dan RJ, dua pengedar narkoba di kawasan Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Keduanya diringkus bersama barang bukti sabu seberat 75 gram senilai 100 juta rupiah.
”Keduanya kami ringkus setelah bertransaksi. Modusnya, sabu dimasukkan ke dalam bungkus rokok ” ujar Kapolresta Tangerang AKBP Asep Edi saat ekspose di halaman Polresta Tangerang, Rabu (25/4), seperti dilansir Harian Radar Banten.
Ia mengatakan, kedua terangka merupakan pengedar narkoba yang biasa menjual narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Tangerang. ”Wilayah yang biasa mereka edarkan sabu yakni, Cikupa, Legok dan Alam Sutra. Mereka menggunakan media sosial untuk jual beli,” terang Asep.
Perwira berpangkat melati dua ini mengatakan selain dua tersangka yang telah dibekuk, polisi juga masih mengejar F, rekan mereka yang kini masih buron. ”Untuk hukuman sendiri, kedua tersangka kita jerat pasal 114 dan 112 tentang Narkotika,” ujarnya kepada wartawan.
Dijelaskan dia, Polres Kota Tangerang tengah menyiapkan ratusan posko rawan dan operasi penimbunan sembako. Personelnya maupun jajaran Polsek untuk ditugaskan mengamankan dan menjaga ketertiban saat bulan Ramadan mendatang.
”Kita akan fokus pada penanganan ini. Kita juga akan operasi yustisi dengan melibatkan unsur terkait. Jangan sampai gara-gara ada penimbunan sembako, harga melonjak pada Ramadan. Kan kasihan warga kita,” paparnya.
Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Agus Hermanto mengatakan Polres akan terus menggelar razia untuk meminimalisir peredarannya, terlebih jelang bulan puasa yang kian dekat. ”Operasi ini untuk menciptakan situasi kondusif jelang dan selama Ramadan. Masyarakat setempat juga sempat mengeluh soal peredaran miras di sana (Balaraja-red),” katanya.
Dijelaskan dia, razia dilakukan di 10 warung di kawasan tersebut. ”Ada lima atau enam titik lokasi yang kita gerebek, sasaran kali ini adalah warung-warung kelontong yang ada di sekitar Jalan Raya Serang-Jakarta,” pungkasnya. (Gugun/Radar Banten)









