KELAKUAN Sam (36) benar-benar bejat. Dia tega meniduri anak kandungnya, sebut saja Bunga yang masih berusia 16 tahun. Akibat ulahnya, warga Desa Semandang Kanan, Simpang Dua, Ketapang itu mendekam di tahanan Mapolres Ketapang.
Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Putra Pratama mengatakan, perbuatan Sam terbongkar setelah putrinya bercerita apa yang dialaminya kepada pamannya yang tinggal di Simpang Dua. Sang paman menghubungi keluarga ibu korban yang tinggal di Landak.
“Keluarga korban yang di Landak melapor ke kita, Sabtu (12/11),” ujarnya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Jumat (18/11).
Usai menerima laporan, polisi langsung meringkus Sam pukul 23.00 hari itu juga di rumahnya. Tanpa perlawanan, Sam digelandang ke Mapolsek Simpang Dua. Sedangkan Bunga langsung divisum.
“Hasilnya positif, ada bekas kekeresan seksual di kemaluan korban,” jelas Putra.
Di hadapan polisi, Bunga mengaku sudah empat kali ditiduri ayahnya. Sam mengancam menggunakan senjata tajam jenis Mandau dan senjata api rakitan, agar putri kandungnya mau melayaninya, kemudian tidak bercerita kepada orang lain.
“Makanya kita juga geledah rumah tersangka. Kita temukan sebilah mandau dan senjata api rakitan di dalam kamar pelaku,” papar Putra.
Ditemui wartawan di Mapolres Ketapang, Sam berkelit tidak berniat menyetubuhi anak kandungnya. Dia mengaku kesal ketika mendengar cerita anaknya yang sudah tidak perawan karena menjual diri.
“Anak saya dari umur tiga bulan sampai usia 16 tahun tinggal sama ibunya. Saya dengan ibunya bercerai sejak tahun 2000 lalu,” katanya.
Sam mengaku, baru sekitar tiga bulan berkomunikasi dengan putrinya. Itupun setelah Bunga menghubunginya. Lantas Bunga ikut tinggal bersama Sam.
Tidak lama tinggal di rumahnya, Sam mengaku, Bunga bercerita kalau dirinya selain sekolah, juga menjajakan diri di Landak. Mendengar cerita Bunga, Sam kesal dan ingin memastikan apakah benar putrinya sudah tidak perawan karena menjual diri saat tinggal bersama mantan istrinya.
“Sebenarnya saya malu menceritakan aib anak saya, tapi ini kenyataannya. Jadi niat saya ingin tahu, apakah benar anak saya sudah tidak perawan. Makanya saya ingin mengetesnya langsung,” ucap Sam.
Dikatakannya, karena sudah terlanjur dirundung nafsu, akal sehatnya hilang. Makanya dia tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Anehnya, perbuatan itu dilakukannya hingga empat kali.
“Pertama di sungai pada malam hari, tapi tidak jadi cuma sudah saya pegang-pegang. Kedua di tengah ladang juga malam hari, sudah saya pegang-pegang juga. Ketiga di rumah juga sudah saya pegang-pegang. Keempat saat dia tidur pada subuh hari saya setubuhi. Semua kejadian saya lakukan pada bulan lalu,” ujar Sam.
Sam mengaku bersedia menerima hukuman atas perbuatannya. Dia meminta agar hukumannya dapat dipertimbangkan, lantaran dirinya masih memiliki dua anak yang masih kecil.
“Saya menyesal, saya siap dihukum. Tapi mohon pertimbangkan hukumannya, karena saya memiliki dua anak yang masih kecil,” harapnya. (jay/fab/JPG)








