• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Pembunuhan Bos Jamu, Polisi Tak Perlu Pertanggungjawabkan Peluru?

Aas Arbi by Aas Arbi
Senin, 23 November 2015 16:44
in Featured, Hukum
Pembunuhan Bos Jamu, Polisi Tak Perlu Pertanggungjawabkan Peluru?

Dua saksi dari bagian logistik Sarana dan Prasarana (Sarpras) Polda Metro Jaya

SERANG – Usai melakukan penembakan terhadap pengusaha jamu warga Bekasi yaitu Dwi Siswanto alias Wanto, anggota Polda Metro Jaya, Bripka Didik Pramono, diketahui mengganti laras senapan revolver yang digunakan untuk menembak korban.

Sebelumnya, laras senapan dinas tersebut berukuran dua Centimeter kemudian diganti dengan empat Centimeter. Hal ini dilakukan Didik Pramono untuk mengaburkan jejak pembunuhan sadis tersebut.

RelatedPosts

Kadinkes Banten tersangka

Viral Penetapan Tersangka Kadinkes Banten, Begini Respons Kejati Banten

Jumat, 30 Oktober 2026 09:58
Brimob Banten

Penganiayaan Dua Anggota Brimob Banten, Lima Debt Collector Divonis 16 Bulan

Jumat, 30 Oktober 2026 09:48
Polres Serang

Diduga Edarkan Ganja di Taman Tugu Jam Serang, Pria Asal Lampung Ditangkap Polres Serang

Jumat, 30 Oktober 2026 08:12
Kasus sabu di Pasar Kemis Tangerang

Kasus Sabu di Pasar Kemis, Satu Orang Direhabilitasi dan Satu Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 18:35

Untuk mengganti laras senapan tersebut, terdakwa meminta bantuan kepada salah satu rekannya yang berada di bagian logistik Polda Metro Jaya bernama Agus. “Saya bekerja di bengkel senjata. Dia (terdakwa) meminta untuk ganti laras. Karena saat itu ada (ukuran 4 Cm), ya saya ganti. Saya nggak tanya untuk apa,” ujar Agus saat memberikan kesaksian pada persidangan lanjutan kasus pembunuhan bos jamu, Dwi Siswanto di Pengadilan Negeri Serang, Senin (23/11/2015).

Sementara itu, saksi lain yang dihadirkan dalam persidangan, petugas bagian logistik senjata Polda Metro Jaya, Haidar, menjelaskan senjata revolver milik Didik Pranomo memang terlihat jelas telah digunakan oleh pelaku. “Saya senter waktu itu larasnya terlihat tidak ada debu. Kalau abis dipakai larasnya bersih.”

Selama ia bertugas, terdakwa telah menerima 18 butir peluru untuk menjalankan tugas. Namun demikian, dua butir peluru telah digunakan terdakwa untuk menghilangkan nyawa sahabatnya sendiri Dwi Siswanto karena alasan pembagian keuntungan hasil penjualan jamu yang tidak sesuai komitmen. Yakni sebesar 40 persen untuk Didik Pranomo.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang AR Kartono menanyakan prosedur penggunaan dan pelaporan penggunaan peluru aparat kepolisian, khususnya terdakwa Didik Pramono. “Tidak pernah ada laporan tiap penggunaan peluru. Kalau kurang bisa minta lagi, tapi dia tidak pernah minta lagi,” ujarnya.

Selain dua saksi dari bagian logistik Sarana dan Prasarana (Sarpras) Polda Metro Jaya, JPU juga menghadirkan saksi ahli dari Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RS dr Drajat Prawiranegara dr Budi Suhendar. Di persidangan ahli forensik itu menjelaskan bahwa korban meninggal akibat ditembak sebanyak dua kali.

Satu tembakan menembus rusuk kanan dan dua paru hingga bersarang di bagian otot rusuk bagian kiri. Tembakkan kedua, pada lengan kiri korban. “Luka tersebut akibat ulir peluru,” ujar Budi.

Sebelumnya, diberitakan pengusaha jamu Dwi Siswanto alias Wanto, menjadi korban pembunuhan. Kasus ini menyeret tiga oknum anggota Polda Metro Jaya dan seorang warga sipil. Ketiga terdakwa oknum polisi itu adalah Aipda Nanang Budi Antara, Bripka Didik Pramono dan Aipda Mujiandi. Ketiganya anggota Ditres Narkoba Polda Metro Jaya. Sedangkan terdakwa dari warga sipil adalah Rasiman.

Dugaan sementara, motif pembunuhan ini karena terkait komitmen pembagian hasil penjualan jamu Herbalindo dari Mariana. Di mana korban telah sepakat membagi hasil penjualan sekitar 40 persen kepada Didik, karena Didik yang sebelumnya membantu membuka peluang bisnis jamu yang dijalankan korban di Jakarta. (Wahyudin)

Tags: kriminal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mari mengenal jenis-jenis Harley Davidson

Next Post

Ditpolair : Labfor Akan Tentukan Penyebab Ledakan KM Nusa Bintang

Next Post
Ditpolair : Labfor Akan Tentukan Penyebab Ledakan KM Nusa Bintang

Ditpolair : Labfor Akan Tentukan Penyebab Ledakan KM Nusa Bintang

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Dua pejabat Pandeglang pensiun

Bupati Pandeglang Dewi Setiani Lepas Dua Pejabat yang Memasuki Masa Pensiun

Kamis, 29 Oktober 2026 15:08
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Porprov Banten 2026

Kawal Persiapan Porprov Banten 2026, Komisi II DPRD Tangsel Terus Desak Kesiapan Venue

by Syaiful Adha
Jumat, 30 Oktober 2026 14:11
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengawal persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Pengawasan...

Porprov Banten 2026

Jelang Porprov Banten 2026, DPRD Tangsel Ungkap Ketidakharmonisan KONI dan Dispora

by Syaiful Adha
Jumat, 30 Oktober 2026 13:32
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diwarnai persoalan koordinasi antara...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.