SERANG – Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Yudi Juniardi prihatin dengan kondisi tingkat rata-rata pendidikan warga Banten. Untuk itu, provinsi ini perlu memiliki seorang gubernur yang mampu prioritaskan akses keadilan dan pemerataan pendidikan bagi warganya.
Yudi Juniardi kepada Radar Banten Online, Selasa (3/5/2016), mengatakan, kondisi saat ini rata-rata lama pendidikan masyarakat Banten selama 8 tahun.
“Ke depan para cagub harus memperhatikan akses keadilan dan pemerataan. Pendidikan harus diprioritaskan agar masyarakat Banten terdidik dan tercerahkan,” kata Yudi.
Yudi menjelaskan, akses pendidikan harus sampai kepada masyarakat terpencil. Rata-rata lama masyarakat Banten belajar masih di bawah 8 tahun, artinya secara rata-rata masyarakat Banten belum lulus SMP. “Oleh karena itu wajar dikdas harus digalakkan lagi. Tidak hanya sekadar slogan,” katanya.
Selain itu, tambah Yudi, untuk menambahkan spirit pendidikan karakter harus diimplementasikan dengan menjadikan budaya lokal sebagai pakemnya.
“Termasuk juga peningkatan kualitas guru harus menjadi program utama karena UKG guru di Banten masih rendah, di bawah 55,” paparnya. (Fauzan Dardiri)










