slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Timbulkan Korban, Isu Penculikan Anak Meresahkan

Redaksi by Redaksi
08-03-2017 11:04:24
in Berita Utama, Featured, Hukum
Timbulkan Korban, Isu Penculikan Anak Meresahkan

GRAFIS : ARYA BAYU/RADAR BANTEN

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Isu penculikan anak semakin meresahkan masyarakat. Dipicu oleh isu yang tidak benar tersebut, kemarin (7/3), seorang perempuan telah menjadi korban. Dia diperlakukan tidak semestinya. Padahal, dia hanya seorang perempuan yang diduga stres.

Perempuan yang dikira penculik anak itu bernama Dutit alias Yuli Agus Tini. Sangkaan masyarakat Kampung Kendal, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, terhadap perempuan kurus yang mengenakan kaus lengan panjang warna hitam dan celana panjang hitam itu bermula dari kedatangannya ke Kampung Tanggungjaya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Senin (6/3) malam. Saat itu, Dutit membawa tas gendong berukuran besar.

Baca Juga :

Pemain Judi Online Diculik, Uang Rp 40 Juta Dirampas

Kasus Kekerasan Seksual Mencuat Kembali, Wali Kota Tangsel Tegaskan Satgas di 54 Kelurahan Turun Tangan

Kapolres Tangsel Tegaskan Tak Ada Tempat Bersembunyi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual

Jaga Predikat Kota Ramah Anak, Polres Tangsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual

Dutit tidak berkomunikasi dengan warga kampung. Perempuan yang belakangan diketahui asal Palembang, Sumatera Selatan, itu duduk di bawah tangga rumah panggung milik Rusdiyanto.

Rusdiyanto keluar rumah dan berniat menanyakan maksud kedatangan Dutit. Namun, saat didekati, Dutit malah kabur ke belakang rumah Rusdiyanto. Spontan, nelayan asal Kampung Tanggungjaya itu berteriak dan menuding Dutit sebagai penculik anak.

Teriakan Rusdiyanto mengundang warga. Mereka langsung mengejar Dutit. Namun, perempuan yang disangka penculik anak itu menghilang di semak-semak.

Keesokan harinya (7/3) sekira pukul 07.00 WIB, Dutit ditangkap masyarakat di Kampung Kendal. Rusdiyanto yang mendengar informasi ini langsung datang dan memastikan bahwa perempuan tersebut sama dengan orang yang duduk di bawah tangga rumahnya. Dutit diinterogasi oleh masyarakat yang menudingnya sebagai penculik anak.

Isu penculikan anak ini cepat menyebar di media sosial (medsos). Akun Facebook atas nama Selviana Osela menulis pada dinding Facebook-nya bahwa perempuan tersebut sebagai pelaku penculikan anak yang ditangkap warga.

Selviana juga mengunggah foto-foto masyarakat ketika menangkap Dutit. Di dalam foto, perempuan tersebut berontak ketika sejumlah orang memegang kerah kaus dan kedua lengan Dutit. Ada juga foto saat warga menggotong Dutit, dengan memegang kedua kaki dan tangannya. Foto saat Dutit duduk di sebuah pondok atau rumah warga dengan seluruh kepala ditutup kain hitam juga diunggah.

Oleh masyarakat, Dutit kemudian diserahkan kepada polisi. Di Mapolsek Kasemen, Dutit mengaku sedang dalam perjalanan mencari rumah kerabatnya. Dia duduk di bawah tangga rumah Rusdiyanto karena lelah. Dutit kabur karena mengaku dipukuli.

“Mau istirahat, duduk di teras. Pas disamperin, malah lari,” kata Kanitreskrim Polsek Kasemen Inspektur Polisi Satu (Iptu) Makhrus di kantornya.

Makhrus menyangkal isu yang beredar di tengah masyarakat bahwa Dutit berniat menculik seorang anak. “Warga curiga akan mencuri karena duduk di depan rumah bukan mau menculik,” ungkap Makhrus.

Makhrus mencurigai, Dutit mengalami gangguan kejiwaan. Soalnya, Dutit kerap berbicara sendiri di Mapolsek Kasemen. “Jawabannya kacau, kemungkinan stres. Dia bilang, keluarganya mati dibunuh dan dari Palembang ke sini jalan kaki. Di tasnya juga cuma ada pakaian dan botol minum,” ungkapnya.

Saat ini, Dutit diserahkan polisi kepada petugas Dinas Sosial Kota Serang. “Kita dapat informasi tunawisma, sudah dijemput. (Dutit-red) sudah di kantor. Rencananya, dilimpahkan ke panti sosial,” kata Kasi Rehabilitasi dan Tunasosial Dinsos Kota Serang Eli Priatna.

Sebelumnya, isu penculikan anak juga sempat menggegerkan masyarakat Kampung Tembong Kidul, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang. Bayi bernama Firda Herliana Fitri dikabarkan diculik dari dalam rumah pasangan Ernawati dan Haeroni pada Jumat (4/3). Namun, isu itu terbantahkan setelah Firda ditemukan tewas di dalam sumur rumah orangtuanya.

Kematian balita berusia satu tahun tujuh bulan itu kini diselidiki Satreskrim Polres Serang Kota. Kemarin, rumah Haeroni masih terpasang garis polisi. Keluarga korban tak diperkenankan melakukan aktivitas di dalam rumah sebelum kasus tersebut terungkap.

“Enggak boleh masuk sampai semua selesai. Jadi, sekarang menumpang di rumah saudara,” kata Oliyah, ibu kandung Ernawati.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Zaenudin mengatakan, masyarakat Banten tak perlu khawatir soal kejahatan penculikan anak. “Sejauh ini masih aman terkendali. Namun, kita harus tetap waspada. Informasi dari luar daerah akan dijadikan masukkan buat kita (polisi-red),” kata perwira menengah polisi itu.

Personel kepolisian, lanjut Zaenudin, telah ditempatkan di beberapa titik yang dianggap rawan untuk mengantisipasi kejahatan tersebut terjadi. “Patroli terus dilakukan di setiap titik yang dinilai rawan kejahatan,” jelasnya. (Merwanda-Nizar S-Supriyono/Radar Banten)

Tags: Penculikan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Love Story: Suami Mantan Buaya, Berpikir Positif Aja

Next Post

Kasus Politik Uang di Ciruas Mulai Masuk Pengadilan

Related Posts

Pemain Judi Online Diculik, Uang Rp 40 Juta Dirampas
Hukum

Pemain Judi Online Diculik, Uang Rp 40 Juta Dirampas

by Fahmi
Minggu, 12 April 2026 08:35

Ilustrasi penculikan pemain judi online. (Foto: AI)

Read moreDetails

Kasus Kekerasan Seksual Mencuat Kembali, Wali Kota Tangsel Tegaskan Satgas di 54 Kelurahan Turun Tangan

Kapolres Tangsel Tegaskan Tak Ada Tempat Bersembunyi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual

Jaga Predikat Kota Ramah Anak, Polres Tangsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual

Dalam 3 Bulan, 8 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Tangsel

Modus Kasus Pencabulan Siswa SD Kragilan Terungkap, Korban Ternyata Dijanjikan Baju Lebaran

Polres Serang Tangkap Pelaku Terduga Penculikan dan Pencabulan Anak

Buat Inovasi Kartu Penjemput Siswa, SDN Cilenggang 04 Terpilih Masuk Empowering Movement Fest 2024

2 Tersangka Penculikan dan Pencabulan Anak Terancam Hukuman Kebiri

Pelaku Penculikan dan Pencabulan di Tangsel Diancam Pasal Berlapis

Next Post
Kasus Politik Uang di Ciruas Mulai Masuk Pengadilan

Kasus Politik Uang di Ciruas Mulai Masuk Pengadilan

Bank Banten Targetkan Kredit Hingga Rp 20 T

Kinerja Bank Banten Banten Membaik

Net. ILUSTRASI

Gugatan Rano-Embay Belum Diregistrasi Panitera MK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Selasa, 5 Mei 2026 19:44
Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

Selasa, 5 Mei 2026 19:00
UAMDA Serentak Diikuti 3.886 Siswa, FKDT Cilegon Dorong Ijazah Diniyah Syarat Masuk SMP

UAMDA Serentak Diikuti 3.886 Siswa, FKDT Cilegon Dorong Ijazah Diniyah Syarat Masuk SMP

Selasa, 5 Mei 2026 18:51
DPRD Banten Susun Raperda Perlindungan Satuan Pendidikan, Mencegah Bullying dan Pelecehan di Sekolah

DPRD Banten Susun Raperda Perlindungan Satuan Pendidikan, Mencegah Bullying dan Pelecehan di Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 18:30
Banjir Peminat, 800 Calon Siswa MTs Negeri 1 Serang Mendaftar Jalur Reguler

Banjir Peminat, 800 Calon Siswa MTs Negeri 1 Serang Mendaftar Jalur Reguler

Selasa, 5 Mei 2026 17:53
Transaksi Sinte, Tiga Pelajar Digerebek Warga

Transaksi Sinte, Tiga Pelajar Digerebek Warga

Selasa, 5 Mei 2026 17:44
Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Selasa, 5 Mei 2026 19:44
Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

Selasa, 5 Mei 2026 19:00
UAMDA Serentak Diikuti 3.886 Siswa, FKDT Cilegon Dorong Ijazah Diniyah Syarat Masuk SMP

UAMDA Serentak Diikuti 3.886 Siswa, FKDT Cilegon Dorong Ijazah Diniyah Syarat Masuk SMP

Selasa, 5 Mei 2026 18:51
DPRD Banten Susun Raperda Perlindungan Satuan Pendidikan, Mencegah Bullying dan Pelecehan di Sekolah

DPRD Banten Susun Raperda Perlindungan Satuan Pendidikan, Mencegah Bullying dan Pelecehan di Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 18:30
Banjir Peminat, 800 Calon Siswa MTs Negeri 1 Serang Mendaftar Jalur Reguler

Banjir Peminat, 800 Calon Siswa MTs Negeri 1 Serang Mendaftar Jalur Reguler

Selasa, 5 Mei 2026 17:53
Transaksi Sinte, Tiga Pelajar Digerebek Warga

Transaksi Sinte, Tiga Pelajar Digerebek Warga

Selasa, 5 Mei 2026 17:44

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

by Yusuf Permana
Selasa, 5 Mei 2026 19:44

Gubernur Banten, Andra Soni, saat mengecek kendaraan dinas di lingkungan Pemprov Banten, beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Apdim Setda Banten)

Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

Belum Lima Bulan, Vila Mewah BSD City Ini Ludes Diserap Pasar

by Syaiful Adha
Selasa, 5 Mei 2026 19:00

Rumah mewah di Botanic Villa, BSD City.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak