SERANG – Usaha buruh untuk bertemu Gubernur Banten Wahidin Halim kembali sia-sia. Hari ini, buruh yang sudah menunggu sejak siang hari hingga selepas magrib tadi gagal menemui orang nomor satu di Banten tersebut.
Awalnya, buruh menunggu mantan walikota Tangerang tersebut di depan kantor Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten. Namun menjelang magrib, buruh memutuskan untuk pindah ke rumah dinas gubernur di Sumur Pecung, Kota Serang.
Setelah menunggu beberapa saat, kepastian tidak bisanya para buruh bertemu dengan WH setelah ajudannya mengabarkan WH langsung menuju Tangerang setelah membuka acara final turnamen sepak bola piala Gubernur Banten di Taman Kopassus, Kota Serang.
“Saya melihat kacamata positif saja jika beliau berusaha merealisasikan janji itu karena terbukti pak kadisnya masih bersama kami, tapi karena pak kadisnya tidak mengetahui persis agenda gubernur ternyata padat,” kata Ketua DPD SPN Banten Saukani, Jumat (24/11).
Dijelaskan Saukani buruh menerima hal tersebut, namun buruh meminta WH untuk menjadwalkan ulang pertemuan bersama para buruh. “Kita menunggu respon baik, jika tidak, bisa saja menyampaikan permohonan dengan ramai-ramai bersama buruh,” katanya.
Tuntutannya menurut buruh masih sama yaitu Gubernur Banten merevisi surat keputusan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) 2018 dan menggantinya sesuai dengan rekomendasi pemerintah kabupaten kota. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










