SERANG – Pemkot Serang membuka seleksi penerimaan pegawai non-ASN untuk RSUD Kota Serang. Jumlah pegawai yang dibutuhkan mencapai 130 orang.
Pendaftaran online dan pengiriman berkas melalui pos akan dimulai hari ini (4/12) sampai lusa (6/12). Selanjutnya akan dilakukan tahap verifikasi administrasi sampai 12 Desember. Peserta yang lolos verifikasi administrasi akan diumumkan pada 12 Desember. Selanjutnya peserta yang lolos akan mengikuti seleksi computer assisted test (CAT). Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 27 Desember.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Tb Urip Henus mengatakan, masyarakat yang akan mendaftar dibatasi usianya yakni serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun per 1 Desember 2017. “Kecuali untuk dokter spesialis setinggi-tingginya 48 tahun per 1 Desember kemarin,” ujar Urip, Minggu (3/12).
Kata dia, ada 14 jabatan yang akan dibuka, yakni dokter spesialis dan dokter umum, dokter gigi, apoteker, nutrisionis, perawat, bidan, dan farmasi. Berikutnya, teknisi elektro medik, sanitarian, rekam medik, teknisi radio diagnostik, manajemen dan umum, keuangan, serta marketing dan humas. Dari 14 jabatan itu, kuota paling banyak perawat yakni 40 orang. Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu jabatan saja.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang R Noer Iman Wibisana mengatakan, seleksi hanya dilakukan melalui CAT. “Nantinya akan dilakukan perangkingan sesuai dengan kuota yang dibutuhkan,” terangnya.
Iman memastikan seleksi ini berlaku transparan, adil, dan tanpa titip menitip. Lantaran seleksi CAT akan dilakukan di kantor UPT Badan Kepegawaian Nasional Kanreg III di Kidang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Toyalis mengaku untuk tahap awal, penerimaan hanya sebanyak 130 orang saja. “Apabila tempat tidur bertambah, maka tenaganya juga akan bertambah. Idealnya tempat tidurnya 100 unit, tapi untuk saat ini baru 60 unit,” ujarnya.
Ia berharap, pada akhir tahun ini, sudah ada 130 pegawai yang dibutuhkan itu. Mengingat tahun depan, RSUD Kota Serang yang berada di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocokjaya akan beroperasional. Apalagi, gaji untuk para pegawai profesional itu sudah dianggarkan mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 6 juta. “Kecuali untuk dokter spesialis,” ungkap Toyalis.
Ia berharap ada dokter spesialis yang mendaftar. Apabila tidak, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Sementara itu, tambah Toyalis, untuk struktural, pihaknya sudah mengusulkan ke BKPSDM. Sedangkan untuk direktur, akan dilakukan penunjukan dari tenaga fungsional oleh Walikota Serang. (Rostinah/RBG)











