slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pencemaran Sungai Ciujung yang Tak Berujung

Redaksi by Redaksi
23-07-2018 14:56:17
in Berita Utama, Umum
Pencemaran Sungai Ciujung yang Tak Berujung
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TIRTAYASA – Aliran air Sungai Ciujung di wilayah Kecamatan Tirtayasa diduga tercemar limbah industri. Air sungai menghitam dan menimbulkan bau menyengat. Pencemaran limbah pun dinilai sudah menjadi budaya di wilayah tersebut.

Pantauan Radar Banten, Sabtu (21/7), warna air Sungai Ciujung di wilayah Kecamatan Tirtayasa berwarna hitam pekat. Permukaan air juga tampak berminyak dan tercium bau menyengat.

Baca Juga :

Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Pemkab Serang Tunggu Penempatan Manajer KDMP

Bupati Serang Minta THM di Lingkar Selatan Segera Ditertibkan

Sekretaris Desa Tengkurak Hendra Saputra mengatakan, kondisi air sungai yang menghitam di wilayahnya sudah berlangsung hampir dua bulan. Hendra menduga, air sungai tercemar limbah industri di wilayah Serang Timur. “Kayaknya limbah dari pabrik di Kragilan sama Cikande,” dugaannya.

Kata Hendra, air sungai di wilayahnya tercemar limbah setiap tahun. Terutama pada musim kemarau. Volume air yang rendah mengakibatkan cairan limbah mengendap dan mendominasi di Sungai Ciujung. “Kalau musim hujan, limbahnya enggak kerasa karena airnya tinggi,” terangnya.

Menurut Hendra, Sungai Ciujung harus dinormalisasi. Sedimentasi lumpur di dasar sungai, dinilainya, sudah tinggi sehingga menyebabkan aliran air menjadi tidak lancar. “Air sungai yang seharusnya ke laut, tertahan oleh endapan lumpur,” ujarnya.

Akibat dari pencemaran itu, banyak warganya yang merasa dirugikan. Soalnya, kata Hendra, Sungai Ciujung menjadi satu-satunya sumber mata pencaharian warga. “Tambak-tambak milik warga banyak yang mati ikannya. Nelayan juga sudah tidak melaut karena ikannya enggak ada,” keluhnya.

Diungkapkan Hendra, di wilayahnya terdapat 940 hektare tambak ikan. Seluas 860 hektare tambak di antaranya bergantung pada air Sungai Ciujung. Akibat pencemaran, banyak nelayan tambak menganggur karena menunggu kadar air Sungai Ciujung kembali normal. Oleh karena itu, Hendra mendesak pihak perusahaan pembuang limbah dan pemerintah daerah segera menangani pencemaran di Sungai Ciujung. Hendra menilai, ada unsur ketidakadilan antara wilayah Timur dan Utara dari pihak perusahaan.

“Masyarakat wilayah timur bisa mengelola limbah yang dijadikan uang. Sementara wilayah utara hanya kebagian limbahnya saja,” keluhnya lagi.

Atas kondisi itu, tak jarang Hendra mendapatkan keluhan dari warganya. Bahkan, warga di Desa Tengkurak kerap berencana melakukan aksi demonstrasi terkait pencemaran. “Warga selalu ingin demo, saya tahan-tahan terus,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Neni Nuraeni berjanji akan menindaklanjuti adanya dugaan pencemaran di Sungai Ciujung. “Besok (hari ini-red) akan kami cek ke lokasi,” janjinya.

Selain mengecek lokasi, pihaknya juga akan mengambil sampel air sungai untuk diteliti di laboratorium agar diketahui kadar airnya. “Kita akan lihat dulu, apakah ini pencemaran atau apa, nanti hasilnya bisa dilihat tiga sampai empat hari,” ucapnya.

16 PERUSAHAAN KENA SANKSI

Sebanyak 16 perusahaan di wilayah Serang Timur yang membuang limbah ke Sungai Ciujung, yang dilaporkan Kaukus Lingkungan Hidup Serang, telah mendapat sanksi dari Pemkab Serang. Pelanggaran perusahaan, rata-rata membuang limbah tanpa instalasi pengolahan air limbah (ipal).

“Ada juga yang sudah memiliki ipal, tetapi tidak memenuhi standardisasi,” ungkap Ketua Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya Anton Susilo melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (21/7). Diketahui, Kaukus Lingkungan Hidup dibentuk Banten Antisipator Lingkungan Hidup (BALHI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Data yang diperoleh Anton dari Pemkab Serang, ke-16 perusahaan diberikan sanksi oleh Pemkab terkait pembuangan limbah ke Sungai Ciujung pada 2016. Sanksi yang diberikan mulai dari sanksi administrasi, penutupan saluran air limbah, hingga pengurangan produksi.

Ke-16 perusahaan yang sudah diberikan sanksi berada di wilayah Serang Timur. Di antaranya PT Cipta Paperia, PT PA Rubber, dan PT Mitsuba Indonesia Fact 2. Lebih lengkap lihat grafis.

Kata Anton, perusahaan yang disanksi oleh Pemkab Serang selain karena belum tersedianya ipal dan kepemilikan ipal yang tidak memenuhi standarisasi, juga sudah membuang limbah melebihi kapasitas.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Neni Nuraeni membenarkan, pihaknya sudah memberikan sanksi terhadap perusahaan yang membuang limbah tanpa diolah melalui ipal dan overkapasitas. Ia pun mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang membuang limbah di Sungai Ciujung. (Rozak/RBG)

Tags: Pemkab SerangSungai Ciujung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Perseteruan Belum Usai, Giliran Tim Syafrudin Serang Vera-Nurhasan

Next Post

Dalam Sehari, Ditemukan Dua Jasad Bayi

Related Posts

Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam
Kabupaten Serang

Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 18 Juni 2026 09:11

Dua warga Kampung Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, memindahkan pasir Sungai Ciujung yang airnya berubah jadi hitam.

Read moreDetails

Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Pemkab Serang Tunggu Penempatan Manajer KDMP

Bupati Serang Minta THM di Lingkar Selatan Segera Ditertibkan

42 Petani dan Nelayan Kabupaten Serang Diberangkatkan ke Gorontalo

Wakil Bupati Serang Najib Hamas Dorong Pelaku UMKM Diberi Bantuan

DPRD Serang Apresiasi Revisi Perda Retribusi, Pemkab Sesuaikan Tarif dan MBLB

BKPSDM Kabupaten Serang Tambah Bidang Baru Seiring Lonjakan Jumlah ASN

Pemkab Serang Usulkan 3 Raperda ke DPRD, Mulai Dari Raperda PBG Hingga Kenaikan Status BKPSDM

DKPP Kabupaten Serang Tambah Lumbung Pangan Desa untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Next Post
Dalam Sehari, Ditemukan Dua Jasad Bayi

Dalam Sehari, Ditemukan Dua Jasad Bayi

Dibakar Api Cemburu, Tile Adu Jotos dengan Suami Mantan Pacarnya

Dibakar Api Cemburu, Tile Adu Jotos dengan Suami Mantan Pacarnya

Cilegon United vs Perserang, Siapa yang Menang?

Cilegon United vs Perserang, Siapa yang Menang?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 09:41
Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

Kamis, 18 Juni 2026 09:27
Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

Kamis, 18 Juni 2026 09:11
Korupsi Pengangkutan Kargo Material Proyek di PT Angkasa Pura Kargo Rp 8,3 Miliar Hadirkan Ahli Keuangan Negara

Korupsi Pengangkutan Kargo Material Proyek di PT Angkasa Pura Kargo Rp 8,3 Miliar Hadirkan Ahli Keuangan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 08:53
Usai Tulis Wasiat di Secarik Kertas, Seorang Pria Gantung Diri

Usai Tulis Wasiat di Secarik Kertas, Seorang Pria Gantung Diri

Kamis, 18 Juni 2026 08:32
Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Kamis, 18 Juni 2026 08:08
Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 09:41
Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

Kamis, 18 Juni 2026 09:27
Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

Setengah Bulan, Air Sungai Ciujung Menghitam

Kamis, 18 Juni 2026 09:11
Korupsi Pengangkutan Kargo Material Proyek di PT Angkasa Pura Kargo Rp 8,3 Miliar Hadirkan Ahli Keuangan Negara

Korupsi Pengangkutan Kargo Material Proyek di PT Angkasa Pura Kargo Rp 8,3 Miliar Hadirkan Ahli Keuangan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 08:53
Usai Tulis Wasiat di Secarik Kertas, Seorang Pria Gantung Diri

Usai Tulis Wasiat di Secarik Kertas, Seorang Pria Gantung Diri

Kamis, 18 Juni 2026 08:32
Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya: Pemerintah Tak Serius Tangani Pencemaran Ciujung

Kamis, 18 Juni 2026 08:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

Korupsi Minyak Goreng PT ABM, Direktur PT KAN Siap Kembalikan Uang Negara Rp 20,4 Miliar

by Fahmi
Kamis, 18 Juni 2026 09:41

Direktur PT KAN, Andreas Andrianto Wijaya (kiri), saat menjalani persidangan.

Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

Dampingi Presiden Prabowo, Ketua HIPMI Banten Promosikan Investasi Banten ke Jerman

by Yusuf Permana
Kamis, 18 Juni 2026 09:27

Ketua DPD HIPMI Banten, Rifky Hermiansyah, bersalaman dengan Presiden Jerman di Jakarta. (Foto: HIPMI Banten)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak