SERANG – Kuota tambahan rumah subsidi Fasiltas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp2 triliun untuk 20.000 unit mulai dicairkan pekan ini. Untuk kuota tambahan ini hanya disalurkan BTN. Kepastian realisasi ini diungkapkan Kepala BTN Cabang Cilegon Benny Budi Anggara saat dikonfirmasi via telepon selularnya.
“Mulai hari Rabu akan mulai akad untuk kuota tambahan rumah subsidi FLPP,” katanya.
Menurutnya, akad sendiri akan dilakukan secara bertahap selama Desember dan ditargetkan mencapai 800 konsumen yang akan kredit.
“Untuk Rabu, 4 Desember 2019 akan ada sekitar 10 konsumen yang melakukan akad kredit,” tuturnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Provinsi Banten Roni Hadiriyanto Adali mengatakan, realisasi kuota tambahan rumah subsidi FLPP ini merupakan kabar baik bagi pengembang sehingga bisa kembali melakukan akad bagi konsumen yang kreditnya disetujui.
“Bisnis properti rumah subsidi bisa bergairah kembali. Tentu ini juga kabar baik bagi konsumen sehingga ada kepastian dari kredit,” katanya.
Menurutnya, akad kredit ini akan mendahulukan konsumen yang pengajuan kreditnya disetujui terlebih dahulu oleh bank pelaksana yakni BTN. Seperti diketahui, untuk kuota tambahan ini pemerintah meminta BTN untuk memberikan talangan dana untuk realisasi tersebut.
“Jadi bank pelaksananya hanya BTN,” katanya. (Susi K)








