LEBAK – Penutupan jalan lingkungan di Kampung Margamulya, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, viral di media sosial. Karena, telah mengganggu aktivitas masyarakat Sukamanah dan desa lainnya di Malingping.
Dari penelusuran Radar Banten, jalan lingkungan di Margamulya tersebut ditutup pemilik lahan Didih. Sebelum pencoblosan pada 24 Oktober 2021 lalu, Didih menyatakan, akan menutup jalan lingkungan yang melintas di atas lahan keluarga besarnya jika calon kepala desa (kades) yang diusungnya Umar Soleh kalah. Pernyataan tersebut kemudian diredam calon kades Umar Soleh. Dia meminta, Didih tidak melakukan tindakan apapun setelah pemungutan dan penghitungan suara.
Setelah dilakukan penghitungan, Umar Soleh sebagai kades petahana hanya meraih 1.438 suara, sedangkan lawan politiknya Alek berhasil unggul dengan 1.835 suara. Pendukung Alex kemudian meledek Didih. Mereka menilai, Didih omdo (omong doang) soal ancaman penutupan jalan lingkungan yang dibangun saat program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) beberapa tahun lalu.
Kesal dengan ledekan dari pendukung Alek, Didih memutuskan untuk memblokir jalan lingkungan yang melintas di atas tanah keluarga besarnya tersebut.











