“Saya minta ini diluruskan, karena penutupan jalan ini saya lakukan sendiri. Itupun setelah pendukung kades yang menang menyatakan saya omdo dan kata-kata lain yang menyakiti hati saya dan pendukung yang lain. Padahal, saya sendiri sudah menyadari dan menerima kekalahan,” tegasnya.
Pria yang mengaku sedang ada di Karawang, Jawa Barat ini menegaskan, terkait lahan yang digunakan jalan lingkungan, masyarakat menduga tanah tersebut telah dihibahkan. Namun, dirinya menyatakan dengan tegas, tanah tersebut tidak pernah dihibahkan. Kalau benar telah dihibahkan, mana bukti hibahnya dari keluarga dan siapa yang telah menghibahkan tanah tersebut.
“Enggak benar, itu tanah yang digunakan jalan statusnya lahan keluarga besar saya,” paparnya.
Camat Malingping Lingga Segara membenarkan, tembok yang menutup jalan lingkungan di Sukamanah telah dibongkar. Masyarakat sudah bisa melalui jalan tersebut kembali.
“Sudah dimusyawarahkan dan masyarakat saling memaafkan. Jadi, penutupan jalan itu bukan oleh calon kades yang kalah. Tapi, oleh simpatisanya yang diledek pendukung calon kades lain,” tegasnya.(Mastur)











