
Duty Manager Rumah Sakit Sari Asih Kota Serang, Hadi Sobat Nugraha mengatakan pihaknya sempat memberikan pertolongan medis kepada korban yang diketahui berinisial A tersebut. Namun karena kondisinya terus melemah membuat nyawa korban tidak dapat tertolong. Korban diketahui menderita tiga luka akibat sajam. Dari tiga luka tersebut, satu luka parah dialami korban dan menembus paru-paru. “Lukanya tembus ke paru-paru,” ujar Hadi.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, korban dibawa ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang untuk dilakukan autopsi. “(Korban-red) sudah dibawa ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara untuk proses autopsi,” kata Hadi.
Sementara itu, Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maruli Ahiles Hutapea saat dikonfirmasi membenarkan adanya korban jiwa akibat aksi tawuran tersebut. “Iya bang tawuran antar pelajar,” ujar Maruli ketika dihubungi Radar Banten Kamis (13/1) malam.
Perwira menengah Polri mengaku tim Satreskrim Polres Serang Kota sedang memburu para pelaku. “Semoga malam ini (tadi malam-red) pelakunya bisa kami tangkap,” tutur alumnus Akpol 2002 tersebut.











