LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Darussaadah KH. Pupu Mahpudin kembali terpilih menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2022-2027.
Tim formatur yang terdiri dari pengurus MUI demisioner, dewan pertimbangan, organisasi massa (Ormas) Islam, pengurus kecamatan, dan pimpinan pondok pesantren sepakat untuk menetapkan Pupu Mahpudin sebagai nahkoda MUI Lebak.
Salah seorang tim formatur Kiyai Ade Bujhaerimi mengatakan, dalam peraturan organisasi MUI, proses pemilihan Ketua MUI ditentukan 11 orang formatur. 11 orang formatur tersebut terdiri dari Ketua dan Sekretaris MUI demisioner, satu orang dewan pertimbangan, empat orang perwakilan dari MUI kecamatan, dua orang dari unsur pimpinan pondok pesantren, dan dua orang dari ormas Islam.
“Semua tim formatur sepakat memilih Pak KH Pupu Mahpudin. Ini berdasarkan hasil musyawarah mufakat dari 11 orang tersebut,” kata Ade Bujhaerimi usai Musyawarah Daerah (Musda) X MUI Lebak di aula Multatuli Setda Lebak, Selasa 17 Mei 2022.
Ketua MUI terpilih, kata Ade, merupakan sosok ulama kharismatik yang dapat mengayomi kepada semua ulama yang ada di 28 kecamatan. Untuk itu, sebelum Musda X dilaksanakan, Ketua MUI dari 28 kecamatan menyampaikan surat dukungan kepada KH Pupu Mahpudin untuk memimpin organisasi hingga lima tahun ke depan.











