SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sampah liar di Jalan Raya Taktaan, tepat di atas Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang semakin banyak saja. Bahkan, tepat di Gerbang TPAS Cilowong yang semula relatif bersih, Senin, 16 Mei 2022, mulai dipenuhi plastik warna warni berisi sampah, yang tampaknya baru.
Prilaku masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya ini, diduga dilakukan pagi atau malam hari. Sebab, RADARBANTEN.CO.ID yang mencoba menunggu beberapa jam (dari pukul 07.00 hingga 08.45 pagi) pada Senin, 16 Mei di titik yang banyak sampahnya, tidak mendapati seorang pun membuang sampah.
Terkait adanya sampah liar tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Farach Richi berjanji akan menindaklanjuti. “Baik pak. Akan kami segera tindaklanjuti,” kata Farach, Senin, 9 Mei 2022 lalu melalui WhatsApp kepada RADARBANTEN.CO.ID
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tepat di atas Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Sampah liar ini merusak pemandangan dan mengganggu keindahan.
Beragam sampah dalam karung dan plastik warna warni berceceran tak karuan di kanan kiri jalan. Menimbulkan bau busuk dan menjadi makanan lalat hijau yang menjijikkan.
Padahal, Jalan Raya Taktaan ini merupakan salah satu akses utama dari Kota Serang menuju Kawasan Wisata Anyer. Banyak warga Kota Serang yang memilih melewati ruas jalan ini untuk menuju ke Anyer, karena lebih dekat dan lalu lintas tidak seberapa ramai.











