“Kendalanya selama proses pendaftaran untuk apply kampus dan beasiswa ke luar negeri itu butuh biaya yang tidak sedikit, seperti biaya test bahasa Inggris sebagai persyaratan bahasa, ada juga biasanya uang pendaftaran yang di convert ke dolar atau euro, makanya kemaren saya sambil bekerja,” ujarnya.

Miranda mengaku sempat bertemu dengan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta di rumah dinasnya beberapa waktu lalu, dan ia bersyukur mendapatkan bantuan.
“Alhamdulillah pa Sanuji bantu,” ujarnya.
Ia berharap tidak ada kendala apapun lagi hingga ia bisa terbang ke Roma untuk melanjutkan pendidikan.
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku bangga atas prestasi salah satu masyarakat Kota Cilegon tersebut.
Menurut Sanuji, Miranda mengaku membutuhkan biaya setidaknya Rp50 juta untuk memenuhi segala persiapan pemberangkatan seperti dokumen dan lainnya.
“Saya punya lembaga Solusi Cilegon Sejahtera (SCS) insyaallah SCS akan memobilisir bantuan dari para agniya untuk bisa membantu Miranda,” ujarnya.
Sanuji juga mengaku akan berbicara dengan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon agar bisa membantu Miranda.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Mastur











