PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Seorang pekerja migran alias tenaga kerja wanita asal Kampung Bojenbatang RT/RW 002/003, Desa Bojen, Kecamatan Sobang bernama Daini (46) diduga menjadi korban penganiayaan. Hal itu karena disekujur tubuhnya ditemukan luka memar dan mengalami kebutaan.
Daini mengatakan, kerap mengalami penganiayaan oleh majikan wanita selama dirinya bekerja di Arab Saudi. Selain kerap dipukul menggunakan tangan kosong, dia juga kerap mengalami penyiksaan. “Gara-gara hal sepele kadang suka di pukul pakai tangan, kadang pakai benda seperti sapu atau lainnya,” katanya, Senin (12/12).
Daini mengatakan, dirinya terpaksa kabur dan kembali ke Indonesia karena tidak kuat menerima perlakuan kasar dan siksaan dari majikannya. “Saya kabur dari tempat kerja. Saya dibantu sama keluarga majikan saya. Mereka ngasih uang buat saya kembali ke Indonesia,” katanya.
Kapolsek Panimbang Inspektur Polisi Satu (Iptu) Asep Jamaludin membenarkan ada warganya yang mengadu karena mendapatkan perlakuan tidak baik selama bekerja di Arab Saudi. Pengakuan itu disampaikan oleh korban secara langsung kepada Kapolsek saat melihat kondisi Daini dikediamannya.
“Korban disiksa hanya karena hal sepele. Pekerjaan harus cepat dan rapih, kalau enggak sesuai langsung disiksa. Disiksanya itu dipukul pakai tangan lainnya. Sekarang Daini tidak bisa melihat atau cacad,” katanya.(*)
Reporter : Adib
Editor: A Rozak










