PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang mencatat 2.183.677 orang wisatawan mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang. Catatan tersebut berdasarkan hasil rekapan kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2022.
Kepala Disparbud Kabupaten Pandeglang Neneng Nuraeni mengatakan angka kunjungan wisatawan 2.183.677 jiwa itu hasil monitoring dan evaluasi tahun 2022.
“Angka itu bukan angka
kunjungan saat libur natal dan tahun baru 2023. Melainkan angka kunjungan akumulasi kedatangan wisatawan selama satu tahun,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 4 Januari 2023
Pencapaian angka kunjungan wisatawan telah melampaui target 2.093.788 orang pada 2022.
“Kalau dipersentasekan jumlah kunjungan wisatawan 104,29 persen. Pencapainnya naik 4,9 persen di atas target,” jelasnya.
Neneng menilai, peningkatan kunjungan wisatawan dipengaruhi telah dibukanya Jalan Tol Serang- Rangkasbitung. Sehingga mempengaruhi waktu tempuh wisatawan menuju destinasi wisata di Pandeglang menjadi lebih cepat.
“Selain itu juga dampak pelonggaran PPKM. Serta mulai diadakan dan digelarnya kembali event-event pariwisata,” ungkapnya.
Faktor pendukung lainnya yang tidak kalah penting ialah pengaruh dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan di beberapa kawasan. Di samping itu juga pengaruh dari imbauan wisata stayvacation dan roadtrip yang menyebabkan wisatawan lokal lebih memilih destinasi terdekat.
“Keberhasilan peningkatan kunjungan wisatawan berpengaruh terhadap pencapaian penerimaan PAD. Berdasarkan data dari Bapenda per 16 Desember 2022, tercatat untuk pajak hotel mampu melampaui target sebesar 13,28 persen dari yang ditetapkan,” jelasnya.
Selanjutnya, Pajak Restoran juga berhasil melampaui target 25,75 persen dari yang ditetapkan. Sedangkan pajak hiburan hanya mampu mencapai 92,9 persen dari target yang ditetapkan.
“Pajak Hiburan tidak mampu mencapai target dikarenakan event-event yang bersifat massal belum bisa dilaksanakan. Karena masih dalam tahap transisi pandemi ke endemi,” ungkapnya.
Selanjutnya, Neneng menjelaskan, berdasarkan pendataan yang dilakukan Disparbud terdapat 10 obyek wisata favorit yang banyak dikunjungi. Diantaranya, Pantai Pasir Putih, Pantai Karangsar, Wisata ziarah Syekh Mansyur,
Wisata Ziarah Syekh Asnawi, Pantai Sea Park Carita, Wisata Ziarah Abuya Dimyati, Wisata Ziarah Syekh Abdul Jabbar, DM Tirta Persada, Pantai Pandan, dan Pantai Wara Wiri Carita.
“Adapun pendapatan dari retribusi dari pengelolaan obyek wisata Cikoromoy belum bisa kami publikasi. Dikarenakan masih dalam tahap rekonsiliasi dan
evaluasi data dan akan kami informasikan kemudian. Sedangkan untuk pengelolaan obyek wisata Cisolong di tahun 2023 telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga,” tukasnya.
Reporter : Purnama Irawan











