SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pejabat dan pegawai Pemkab Serang diminta untuk membeli produk lokal. Supaya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat berkembang.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Tim itu berfungsi untuk upaya peningkatan produktivitas produk lokal melalui penggunaan dalam daerah. “Nilai PDN (produk dalam negeri) kita dari target Rp744 miliar terealisasi Rp593 miliar atau 72,92 persen. Ini melebihi target kita dari komitmen bersama Pemerintah Pusat 40 persen,” ujarnya, Jumat 6 Januari 2023.
Adang mengatakan, ada berbagai produk lokal yang terus dikembangkan. Salah satunya produk batik khas Kabupaten Serang yang sudah dilaunching pada 10 November 2022.
“Sejak dilaunching, Alhamdulillah penjualannya sudah 6.000 produk, tapi itu belum dari pegawai Pemkab Serang,” katanya.
Karena itu Adang berharap seluruh pejabat dan pegawai Pemkab Serang untuk dapat membeli dan menggunakan produk batik khas Kabupaten Serang dan produk yang lainnya. “Jadi supaya produk lokal ini berkembang, harus dimulai dari kita dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, pihaknya meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menginventarisasi jumlah pegawai di Pemkab Serang.
Kemudian para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar mengintruksikan kepada seluruh bawahannya untuk menggunakan batik khas Kabupaten Serang. “Jumlah ASN kita tidak kurang dari 10.000, batik itu bisa digunakan untuk setiap hari Kamis,” pungkasnya. (*)
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Abdul Rozak











