SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pada APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA), Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,74 triliun untuk penggunaan produk dalam negeri dan UMKM.
Angka itu sebesar 88,38 persen dari total belanja barang dan jasa serta belanja modal di luar belanja modal tanah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, anggaran tersebut telah memenuhi alokasi anggaran untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
“Itu sesuai dengan Instruksi Presiden RI Nomor 2 Tahun 2022,” ujar Rina, Minggu, 29 Januari 2023.
Rina mengatakan, APBD Provinsi Banten TA 2023 hampir mencapai Rp12 triliun telah memenuhi belanja urusan wajib pelayanan dasar/mandatori. Yakni pendidikan sebesar 26,75 persen, kesehatan sebesar 14,98 persen, belanja pegawai 18,08 persen, pengawasan intern pemerintah sebesar 0,52 persen, serta pengembangan SDM aparatur sebesar 0,46 persen.











