SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Serang menilai pembangunan yang dilakukan Pemkot Serang belum maksimal, khususnya pada bidang Infrastruktur.
Berbagai kebutuhan pada bidang infrastruktur kerap kali muncul saat anggota DPRD turun ke masyarakat.
Diketahui, Kamis 2 Februari 2023, Pemkot Serang meresmikan hasil pembangunan Kota Serang Tahun Anggaran 2022 yang dilaksanakan di Gedung Pengujian Kenderaan Bermotor (PKB), Terminal Cipocokjaya, Kota Serang.
Ada tujuh prasasti pada acara tersebut yang ditandatangani Walikota Serang Syafrudin. Ketujuhnya, merupakan dari 366 program kegiatan dengan total Rp176,8 miliar, tersebar di beberapa OPD Kota Serang, bersumber dari APBD, APBN, Bantuan Provinsi, Bantuan Keuangan dan Dana Alokasi Khusus.
“Terus terang saja secara pribadi dan sebagai unsur penegak pemerintah bahwa memang kita tidak bisa melihatnya secara utuh ya bahwa pembangunan memang masih kurangnya,” ujar Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi kepada wartawan, Jumat 3 Februari 2023.
Budi meminta Pemkot Serang untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, agar keluhan masyarakat secara bertahap bisa segera terselesaikan.
“Pembangunan yang konstruksi di tingkatkan lagi, kalau misalkan banyak administrasi secara lelang yang ini tolong dipermudah agar cepat dilakukan pembangunan,” katanya.
“Makanya banyak PL-nya (penunjukan langsung-red) banyak-banyak lelangnya dan rasa percepatan pembangunan agar tidak ada halangan ketika masyarakat banyak keluhan terkait infrastruktur jalan dan lain-lain,” imbuhnya.
Budi mengakui jika salah satu kendala utama pembangunan infrastruktur oleh Pemkot Serang disebabkan oleh minimnya anggaran. Terlebih, saat Pandemi Covid-19 di tahun 2020 melanda.
“Walaupun belum maksimal tetap kita apresiasi karena dengan keterbatasan anggaran yang kedua ada Covid 19 anggaran itu yang dipindahkan terkait penanganan Covid-19,” katanya.
Tak hanya itu, Politikus Partai Gerindra itu mengingatkan, pembangunan yang dilakukan Pemkot Serang harus memiliki manfaat untuk masyarakat dan juga dapat meningkatkan Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Serang.
“Saya juga berharap semoga kepala OPDnya bisa menjalankan dengan baik tidak ada kebocoran anggaran dan saat pembangunan nanti masuk ke dalam kas negara itu aja harapan saya,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengaku jika pembangunan yang dilakukan Pemkot Serang dibawah kepemimpinannya bersama Walikota Serang Syafrudin belum optimal.
“Kalau untuk sempurna Belum masih banyak janji-janji politik kami kebutuhan-kebutuhan masyarakat terutama di infrastruktur jalan masih banyak yang bolong-bolong,” katanya.
“Diharapkan dengan kebersamaan dengan akhirnya masa jabatan kami tahun ini ya bisa merealisasikan semua kebutuhan-kebutuhan masyarakat terutama di infrastruktur itu,” tambah Subadri.
Subadri berharap semua elemen terlibat membantu mengawal pembangunan di Kota Serang, agar apa yang dikeluhkan oleh masyarakat dapat terakomodir dan masuk program prioritas pembangunan Pemkot Serang. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Abdul Rozak











