Menurut Amal, salah satunya dengan memfasilitasi para pelaku UMKM dalam memasarkan produk. Kadin membantu memperluas pangsa pasar bagi produk-produk UMKM bahkan hingga ke luar negeri.
“Kita akan terus mengupayakan agar produk UMKM bisa dipasarkan. Ada sekitar 6.000 UMKM di Banten yang terdaftar, Kadin menginisiasi karena produk kita banyak tapi enggak ada wadah. Karenanya, kita akan fasilitasi ke luar negeri, di Amerika ada Rumah UMKM yang isinya berbagai produk lokal Indonesia,” papar Amal.
Lebih lanjut, Amal melihat, sejauh ini dukungan pemerintah pusat maupun daerah dalam memajukan UMKM sudah cukup baik.
“Sudah sangat support, terutama bagaimana program bagi UMKM agar pulih di masa pandemi,” katanya.
Amal juga optimis perekonomian Banten tumbuh pada tahun 2023. Hal itu seiring dengan telah dicabutnya PPKM oleh pemerintah.(nce/tur)











