” Udah kemarin kemarin beban negara nambah akibat pengangguran dampak Covid -19, eh udah berjalan mau pulih ada lagi yang beginian.
Saya gag tau ya skema nya nanti. Mesti nanya orang pusat,” tambahnya.
Tengku mengaku dirinya sangat menyayangkan pemerintah pusat mengambil kebijakan tersebut.
“Sangat disayangkan memang. Kebijakan ini justru diambil di saat pemerintah terus bangun fisik dan segala Ibu Kota Negara (IKN) ,” imbuhnya.
“Kalo makin banyak yang susah ekonominya akibat nganggur ya kami banyak potensi kejahatan yg muncul,” pungkasnya.











