Hal yang menjadi perdebatan selama ini misalnya terkait program Kartu Cilegon Sejahtera atau KCS. Banyak pihak yang menilai program itu tidak terealisasi, bahkan ada yang menyebut janji politik itu hanya sebuah kebohongan.
Padahal kenyataannya sebaliknya. Karena manfaat dari program itu sudah dilaksanakan pemerintah selama ini dan sudah dirasakan oleh masyarakat.
Misalnya bantuan modal untuk UMKM, masyarakat memperdebatkan terkait makna bantuan itu yang diartikan sebagai bantuan secara gratis.
Padahal, bantuan modal sebagai sebuah pemberian cuma-cuma hanya interpretasi sebagian masyarakat saja.
“Saya kira misal ada yang ngomong dana itu diberikan bukan dipinjamkan mungkin itu salah informasi, yang jelas kalau dipikir gak mungkinlah uang negara diberikan secara cuma-cuma, kecuali uang pribadi. Tapi kalau dari pemerintah mungkin sifatnya 0 bunga untuk masyarakat,” kata Hasbi.











