SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Serang menargetkan 25 persen atau 120 ribu penduduk Kota Serang memiliki Digital ID atau KTP Digital.
Saat ini total penduduk Kota Serang sebanyak 724.552 jiwa. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 510.006 jiwa wajib memiliki KTP. Hingga Maret 2023 ada sebanyak 495.425 atau 97,2 persen telah melakukan perekaman.
Pada awal penerapan Identitas Kependudukan Digital, Disdukcapil Kota Serang memprioritaskan Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemkot Serang. Salah satunya, Tenaga Kependidikan di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud.
Selasa 7 Maret 2023, Disdukcapil membuka layanan di SKB Dindikbud Kota Serang di Cipocokjaya, Kota Serang, untuk melayani tenaga kependidikan di UPT Cipocokjaya, Kota Serang.
Anggota Tim Percepatan Penerapan IKD pada Disdukcapil Kota Serang, Sabroni mengatakan, program ini berjalan sejak pertengahan bulan Februari 2023.
“Target capaian per bulan itu 2.500 IKD dengan melakukan pelayanan di Kantor dan pelayanan jemput bola,” ujar Sabroni kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Kata dia, target capaian penetapan IKD secara keseluruhan sebanyak 25 persen dari jumlah penduduk yang sudah melakukan perekaman dan telah memiliki KTP elektronik.
“Targetnya di tahun 2023 ini sekitar 25 persen atau 120 ribuan penduduk dari total pendudukan yang telah melakukan perekaman memiliki KTP elektronik 495.425 jiwa,” katanya.
“Yang jadi prioritas ASN baik Tenaga Kependidikan, Kesehatan dan Teknis di lingkungan Pemkot Serang,” tambah Sabroni.
Sementara itu, Kasi Sistem Informasi Administrasi dan Kependudukan pada Disdukcapil Kota Serang Agus Padmono mengatakan, saat ini pekan ini pihaknya memfokuskan pada tenaga kependidikan di Dindikbud Kota Serang.
“Ini kita dalam acara pengaktifan identitas kependudukan digital sudah hari keempat di UPT Dinas Pendidikan untuk UPT Walantaka,” katanya.
Kata Agus, sebelumnya Disdukcapil membuka layanan untuk UPT Kecamatan Serang, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Cipocok dan Kecamatan Curug.
“Jadi pertama di UPT Serang ya kemudian UPT Kasemen dan taktakan kita gabung kemarin Cipocok dengan Curug kita gabung, hari ini UPT Walantaka dengan yang ketinggalan kemarin,” terangnya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Aas Arbi











