TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Beberapa kampus di Kabupaten Tangerang mendapatkan penghentian pembinaan oleh Kemendikbud Ristek. Bahasa penghentian pembinaan tersebut membuat gaduh di masyarakat awam, karena bahasa penghentian pembinaan sangat multitafsir.
Bahasa penghentian pembinaan juga di alami oleh Universitas Tangerang Raya (Untara) yang berlokasi di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Menanggapi hal tersebut, Dilla Septianingsih (19) salah satu mahasiswa Universitas Tangerang Raya (Untara) mengungkapkan, dirinya telah mengetahui pemberitaan di media massa soal kampus Untara.
Namun dirinya tak merasa terganggu karena proses perkuliahan berjalan dengan biasa dengan tatap muka dan daring.
“Jadi proses kegiatan belajar mengajar di kampus Untara ini berjalan lancar sesuai dengan kartu rencana studi,” ujar Dilla yang masih duduk di semester 4, Senin 12 Juni 2023.
Sementara itu, Juan (20) menuturkan, agak sedikit resah dengan pemberitaan yang ada saat ini. Namun dirinya menyadari kalau kampusnya memang baru, dan bisa saja ada orang lain yang ingin menjatuhkan Untara
“Namun alhamdulilah, kondisi belajar saat ini tidak mengganggu dengan berita yang beredar,” ungkapnya.
Sebab katanya, seperti saat ini terlihat, di kampus Untara banyak mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara offline.
“Semoga hal ini bisa menjadikan Kampus Untara menjadi lebih besar lagi,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Kemendikbudristek memberikan sanksi kepada sejumlah perguruan tinggi swasta di Indonesia, empat di antaranya berlokasi di Tangerang. Salah satunya Universitas Tangerang Raya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











