TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – 10.000 honorer se-Provinsi Banten berencana menggelar demo ke gedung DPR RI menolak penghapusan honorer oleh Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada November 2023.
Kendati demikian, tidak semua honorer di daerah ikut dalam aksi tersebut. Sejumlah honorer di Tangsel misalnya, tidak ikut bergabung bersama para demonstran yang menamakan diri mereka Presidium Honorer se-Banten.
Menurut perwakilan Paguyuban Honorer Tangsel Ben Alif, sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi terkait rencana demo tersebut. Menurutnya kalaupun demonstrasi itu terlaksana, kemungkinan besar honorer Tangsel tidak ada yang ikut.
“Belum ada kabar, baru dengar saya (informasi rencana demo-red), kami tidak ikut, kami sibuk kerja,” ujar Ben Alif, Selasa 20 Juni 2023.
Ben Alif mengungkapkan, honorer di Tangsel sudah diperpanjang kontrak kerjanya oleh Walikota Tangsel Benyamin Davnie hingga akhir tahun ini, sehingga mereka merasa aman karena tidak ada penghapusan honorer oleh pemerintah.
“Kalau untuk tahun ini kita sudah tanda tangan kontrak sampai akhir tahun, jadi di November masih aman,” jelasnya.
Kendati demikian, Ben mengaku tetap khawatir jika kontrak tersebut diputus di tengah jalan oleh Walikota Tangsel. “Ada kekhawatiran itu, jikapun diputus kontraknya, kami minta konpensasi,” ujarnya.
Ben Alif menambahkan, meski telah mendekati pelaksanaan penghapusan tenaga honorer di November oleh Kemenpan-RB, sejumlah honorer di Tangsel banyak yang tidak terlalu memusingkannya.
Bahkan menurutnya, ia belum mendengar adanya diskusi-diskusi mengenai persoalan tersebut. Karena honorer Tangsel sudah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Sehingga untuk sekedar berkumpul dan mendiskusikan masalah penghapusan honorer, mereka tidak memiliki banyak waktu.
Reporter : Syaiful Adha
Editor : Mastur











