SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Albantani diminta untuk tidak hanya fokus menambah sambungan baru melainkan juga melakukan perawatan terhadap jaringan lama.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Agus Wahyudiono. Menurutnya, yang penting bukan hanya penambahan jaringan baru, melainkan juga melakukan perawatan terhadap jaringan-jaringan yang telah lama.
“Yang sambungan lama yang saatnya untuk perawatan yang ada di Kibin mohon untuk diperhatian. Jangan sampai menambah sambungan sementara yang lama kondisi kebocorannya meningkat,” katanya saat ditemui di Cikande, Kamis 20 Juli 2023.
Ia menjalankan, kondisi-kondisi pipa yang sudah mengalami kebocoran harus segara dilakukan penggantian agar tidak menyebabkan kerugian bagi perumdam.
“Karena kan ada jangka waktunya beberapa tahun itu harus diganti supaya mengurangi korosi kebocoran baik di meteran atau pipanya. Jangan sampai air bersih yang harusnya jadi duit engga jadi duit,” terangnya.
Ia juga meminta kepada Perumdam untuk mengoptimalkan kinerja guna memaksimalkan dividen yang didapat. Hal itu agar Perumdam tidak selalu bergantung pada penyertaan modal untuk melakukan perawatan untuk jaringan lama.
“Nah kita minta supaya kerjanya dioptimalkan, supaya defeden maksimal, supaya selain mengandalkan penyertaan modal dari daerah tetapi juga operasional dari pendapatan itu digunakan untuk perawatan, gaji karyawan dan lain sebagainya,” terangnya.
Menurutnya, sebagai mitra dari Perumdam, dirinya sebagai komisi III memiliki kewajiban untuk mengingatkan dan memberikan masukan agar dividennya meningkat.
“Ketika pendapatannya naik, maka pelayanannya juga harus nambah bahkan bukan semata-mata dari penyertaan modal,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumdam Tirta Albantani Eli Mulyadi mengatakan jika nilai untuk perbaikan jaringan membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga membutuhkan penyertaan modal.
“Untuk perbaikan jaringan nanti kan infestasinya lumayan besar ya untuk perpompaan, pipa, WTP ini kita kerjasama dengan swasta juga untuk rehab dan fasilitas sarananya,” jelasnya.
Menurutnya saat ini memang perlu dilakukan perawatan bahkan peremajaa pipa dan lainnya lantaran sudah termakan usia.
“Wtp jalan cuman memang harus dioptimalisasi serta pompa diremajakan dan lain sebagainya. Karena pipa tua juga dari tahun 1977,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak









