SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Buruknya kualitas udara di sejumlah wilayah Provinsi Banten membuat masyarakat khawatir. Termasuk Kota Serang yang disebut memiliki potensi pencemaran udara atau polusi di sejumlah titik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi mengatakan, saat ini pihaknya memiliki sejumlah alat pantau udara di beberapa titik Kota Serang yang memiliki potensi terdapatnya polusi.
Alat pantau udara tersebut ditempatkan berdasarkan kepadatan lalu lintas serta kepadatan penduduk untuk dapat di lihat kualitas udaranya.
“Itu ada di Ciceri Kota Serang yang masuk ke wilayah Kecamatan Serang dan merupakan pusat kota. Kemudian, di Alun-alun Kota Serang dan Karangantu, Kecamatan Kasemen,” ujarnya, Selasa 22 Agustus 2023.
Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah titik tersebut, Farach mengaku bahwa kualitas udara di Kota Serang masih dalam kondisi baik.
“Titik-titik tersebut kami pantau melalui alat itu tadi, mulai dari tengah kota hingga pinggiran kota. Dari semuanya itu, hasilnya menunjukkan jika kualitas udara di Kota Serang masih dalam kondisi baik,” katanya.
Farach menjelaskan, kualitas udara di Kota Serang masih dalam kondisi baik karena di lihat pada indikator yang ada pada alat pantau udara.
“Berdasarkan indikator yang ada pada alat tersebut, khususnya partikel-partikel yang tidak kasat mata. Seperti partikel mikro (PM) 2,5 milimeter, kemudian karbondioksida, ozon, hingga sulfur dioksida,” tuturnya.
“Yang menjadi catatan kami itu, partikel mikro atau PM 25 dan PM 10. Jadi, masih di bawah standar semuanya. Mulai dari ozonnya pun masih dalam batas baik, termasuk sulfur dioksida,” tambahnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi










