SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Per 18 Agustus 2023, realisasi belanja daerah Pemprov Banten sebesar 51,67 persen. Namun, Pemprov malah masuk 10 daerah tertinggi dalam realisasi pendapatan dan belanja APBD Provinsi se-Indonesia Tahun Anggaran 2023.
Hal tersebut berdasarkan data yang diolah Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan, Kementerian Dalam Negeri RI, atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA), per 1 Juli hingga 18 Agustus 2023, pukul 18.00 WIB.
Bahkan, dalam realisasi belanja, Provinsi Banten menempati urutan kelima dengan realisasi 51,67 persen. Sedangkan, realisasi pendapatan menempati urutan ketujuh dengan realisasi 57,49 persen.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengungkapkan, realisasi pendapatan dan belanja Provinsi Banten, per tanggal 18 Agustus 2023, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Realisasi pendapatan, per 18 Agustus 2023, sebesar 57,49 persen. Sedangkan, realisasi pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 56,55 persen.
Sementara, realisasi belanja, per 18 Agustus 2023, sebesar 51,67 persen. Sedangkan, realisasi belanja pada periode yang sama pada tahun 2022 yakni 50,95 persen.
Kata Rina, hal ini mengindikasikan kinerja keuangan dari sisi pendapatan dan belanja tumbuh positif.
Dengan masuknya Provinsi Banten dalam 10 besar daerah tertinggi dalam realisasi pendapatan dan belanja APBD Provinsi se-Indonesia Tahun Anggaran 2023, Rina berharap, capaian tersebut dapat terus dijaga hingga akhir tahun.
“Kalau melihat raihan realisasi tersebut, kita semua berharap itu dapat dicapai sampai akhir tahun, serta realisasi bisa terus terjaga dengan baik sesuai perencanaan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (*)
Reporter : Rostinah
Editor: Agus Priwandono










