PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang melakukan pengamanan terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di jalanan wilayah Kabupaten Pandeglang.
Kepala Bagian Operasi Pengendalian dan Penertiban pada Satpol PP Pandeglang, Ucu Sukarya, mengungkapkan bahwa tindakan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pandeglang, khususnya terkait dengan ODGJ yang telah membuat ketidaknyamanan bagi masyarakat.
“Kami selalu menerima laporan dari masyarakat terutama masyarakat yang resah dari ODGJ tersebut, kami sudah menertibkan beberapa ODGJ,” ungkapnya, Selasa, 7 November 2023.
“Kami selalu merespons laporan dari masyarakat terutama terkait dengan kehadiran ODGJ yang mengganggu ketertiban. Sudah beberapa ODGJ yang kami tertibkan,” sambungnya.
Ia mengatakan, hasil dari tindakan pengamanan tersebut akan memerlukan koordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Sosial Pandeglang.
ODGJ yang diamankan akan dirawat dengan baik, termasuk dengan mengarahkannya ke tempat penampungan ODGJ di Serang.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pandeglang untuk menentukan tindakan selanjutnya. Kami sebagai Satpo PP akan berperan sesuai dengan peran kami,” katanya.
Saat ini, kehadiran ODGJ di wilayah tersebut telah menciptakan ketidaknyamanan bagi masyarakat, termasuk insiden ODGJ melemparkan batu ke masyarakat yang menimbulkan ketakutan.
“Kemarin, contohnya, di Kadomas, masyarakat dilempari batu oleh ODGJ. Ini adalah salah satu contoh insiden yang sudah kami tangani. ODGJ ini biasanya berasal dari luar Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Ia melanjutkan, pengamanan ODGJ tidak terbatas pada wilayah Pandeglang saja, tetapi juga mencakup daerah seperti Balai Budaya dan Alun-Alun Pandeglang.
Selama tindakan pengamanan, ada beberapa ODGJ yang diserahkan kembali ke keluarganya. Sementara yang lain diantarkan ke rumahnya masing-masing jika mereka adalah warga Pandeglang. Tujuannya adalah untuk mencari solusi terbaik dalam menangani kasus-kasus ODGJ ini.
“Ya karena terkadang yang kami lakukan pengamanan ada juga yang diantarkan kepada keluarganya dan ada yang dibawa ke Dinsos, kami ingin ada tempat penampungan ODGJ sebagai langkah awal saja untuk di Pandeglang,” tandasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agus Priwandono











