TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pencanangan imunisasi hepatitis B bagi tenaga kesehatan (nakes) dimulai di Provinsi Banten. Kick Off tersebut dilaksanakan secara serentak se Indonesia, yang terpusat di RSU Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu 8 November 2023.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, suatu kebanggaan bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten, karena launching imunisasi hepatitis B untuk tenaga kesehatan dilaksanakan di Provinsi Banten.
“Di sini adalah sebuah kegiatan launching pencanangan pekan Imunisasi Hepatitis B, yang terlihat bahwa pemerintah hadir dalam pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat, termasuk terhadap tenaga kesehatan dan tenaga medis,”ungkapnya, Rabu 8 November 2023.
Menurutnya, Pemporv Banten telah mengupayakan anggaran untuk bidang kesehatan yang cukup dan layak untuk pelayanan dasar kesehatan di Provinsi Banten, baik pelayanan untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga pelayanan kesehatan hingga rumah sakit.
“Kita akan terus tingkatkan pelayanan dasar kesehatan ditingkat puskesmas, klinik maupun pelayanan kesehatan di rumah sakit,”ujar Al Muktabar.
Kata Al, Pemprov Banten akan berkonsentrasi bidang imunisasi hepatitis B. “Hal ini juga tidak terlepas dari peran semua daerah, baik kota maupun kabupaten yang ada di Provinsi Banten yang telah melakukan pelayanan kesehatan dengan baik,”katanya.
Al mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk mengapresiasi Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang telah mencanangkan imunisasi hepatitis B.
“Sebelumnya kami juga selalu berdialog bersama kepala daerah, baik kabupaten dan kota, bahkan kepala daerah tingkat provinsi untuk mendukung program kesehatan yang di canangkan oleh pemerintah pusat,”pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pencanangan imunisasi dilaksanakan di RSU Kabupaten Tangerang ini diikuti secara daring oleh 8 provinsi lainnya yakni Lampung, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Papua Selatan.
“Jadi, hari ini kita lakukan secara nasional imunisasi hepatitis B kepada tenaga kesehatan untuk menjaga mereka agar tidak sakit. Dimana, ini penyakit yang lama yang bisa dicegah dengan imunisasi, karena kanker hati penyebab kematian kedua dari segala jenis kanker,”terangnya.
Budi juga mengungkapkan, dari hasil skrining awal imunisasi hepatitis B akan diprioritaskan kepada 541.243 nakes yang melakukan tindakan medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL). Dan program pencanangan imunisasi hepatitis B ini jadwalkan rampung pada Februari 2024 mendatang.
“Kenapa imunisasi hepatitis B ini diberikan ke tenaga kesehatan dulu, karena sebenarnya ini sudah jalan untuk bayi, tapi baru dimulai tahun 1997. Jadi sekarang kita mulainya dari nakes dengan target sasaran diatas 500 ribu orang,”tutupnya.
Editor : Merwanda











