SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Serang Hasan Basri ikut menyoroti 12.583 warga Kota Serang yang terancam kehilangan hak pilihnya, lantaran belum melakukan perekaman.
Menurutnya, belasan ribu warga tersebut memiliki hak yang sama untuk bisa memilih pada pesta demokrasi di Pemilu 2024 mendatang.
Hal ini, kata Hasan, akan berdampak kepada suara para calon baik dalam pemilihan presiden, legislatif, hingga kepala daerah nantinya.
“Pastinya itu. Mungkin mereka itu pemilih kita. Tapi karena belu melakukan perekaman, jadi gagal memilih,” ujar Hasan, Jumat 10 November 2023.
Ia mengatakan, masyarakat Kota Serang saat ini sudah bisa melakukan perekaman di setiap kantor kecamatan masing-masing.
“Setau saya perekaman bisa di setiap kecamatan. Pemkot Serang juga sudah memfasilitasi itu. Atau mungkin karena warganya pada sibuk, tidak sempat perekaman,” katanya.
Ia menjelaskan, semua unsur harus memberikan pemahaman terkait kesadaran masyarakat untuk memilih.
“Memang semuanya harus maksimal melakukan penyadaran untuk memilih. Penyelenggara pemilu, RT RW dan lain-lain,” ucapnya.
Ia berharap, terkait belasan ribu warga yang belum melakukan perekaman KTP tersebut, bukan suatu rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilih.
“Semoga bukan karena rendahnya kesadaran warga ya. Memilih wakil rakyat, kepala daerah dan presiden itu hak setiap warga untuk diambil sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.
Pasalnya, semakin tinggi partisipasi pemilih di Kota Serang itu akan menunjukkan demokrasi yang berkualitas
“Dengan tingkat partisipasi warga dalam pemilihan umum yang tinggi itu menunjukkan demokrasi kita semakin berkualitas,” ujarnya.
Editor : Merwanda











